Kamis, 05 Desember 2013

Melihat Usaha Pembuatan Batu Bata “Jeruk Wangi “ Jepara

Tobong bata merah di Jeruk Wangi

Jepara – Desa Kalipucang Kulon Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara sejak dulu di kenal sebagai sentranya pembuatan Batu bata Jepara. Tepatnya di dukuh Jeruk Wangi inilah puluhan warga desa hidup dari pembuatan batu bata.

Batu bata dari desa ini dikenal bagus oleh konsumen di berbagai tempat. Selain dikirim berbagai tempat di Jepara , bata dari Jeruk Wangi ini mengelana ke berbagai daerah Jawa Tengah Barat, Utara dan Timur. Ke barat sampai Kendal , Batang , Ungaran sedangkan ke Timur sampai ke daerah Kudus , Pati dan Rembang.

“ Usaha pembuatan bata disini udah lebih 20 tahun. Dulu hanya beberapa orang saja . Namun kini yang terjun ke usaha pembuatan bata ini lebih dari seratus orang “, terang Pak Nadhir pengepul bata dari kampung Jeruk Wangi pada FORMASS Minggu (1/12).

Pak Nadhir


Pak Nadhir mengatakan usaha pembuatan bata merah ini merupakan salah satu mata pencaharian warga Jeruk Wangi. Jumlah tenaga kerja yang terserap pada usaha berbahan baku tanah liat mencapai ratusan orang. Satu tobong usaha pembuatan bata merah ini 2-4 orang.

Tenaga kerja itu diantaranya tenaga cetak bata , tenaga bakar , tenaga olah tanah sampai dengan bagian pemasaran . Untuk tenaga kerja bagian cetak biasanya diterjunkan ibu-ibu. Sedangkan untuk tenaga olah tanah adalah para bapak.
“ Jumlah tenaga kerja yang terserap pada usaha pembuatan bata disini cukup banyak . Tidak hanya warga Jeruk Wangi saja namun warga desa tetangga banyak pula kerja disini “, papar nadhir.

Pengrajin  bata merah di Jeruk wangi
Dulu sebelum tanah persawahan habis dikeduk tanah bahan untuk membuat bata tidak membeli . Namun seiring berjalannya waktu maka sawah-sawah menjadi kubangan yang cukup dalam. Akhirnya pengrajin mendatangkan tanah untuk membuat bata dari daerah Mayong.

“ Nah dengan makin berkurangnya tanah itulah maka bahan baku bata merah ini beli dari daerah Mayong. Dengan diangkut truk setiap hari ratusan meter kubik tanah didatangkan ke tempat ini “, tambah pak nadhir.

Mengenai harga bata merah menurut pak Nadhir berfluktuasi tergantung dari cuaca. Jika musim kemarau harga bata merah cenderung normal karena pembuatan mudah. Namun jika musim penghujan tiba harga mulai naik karena pasokan bata merah dari pengrajin berkurang. Selain itu untuk produksi juga sulit karena factor cuaca.

“ Ya kalau untuk hari ini harga bata merah disini berkisar Rp 500 perbijinya. Jika beli sampai 8.000 biji maka pembeli tidak usah mengeluarkan biaya angkutan. Namun jika belinya sedikit maka pembeli harus membayar biaya angkutnya “, papar Pak Nadhir yang setiap hari melayani pembelian bata merah dan mempunyai mitra puluhan pengrajin bata merah (MuiN)

Nama Usaha                :  Jual Beli bata Merah
Alamat                        :  Jeruk Wangi Kalipucang Kulon Welahan Jepara
Pemilik Usaha               : Nadhir
Kontak                        :  081513575394 - 085225272809








Tidak ada komentar:

Posting Komentar