Tampilkan postingan dengan label Suara Merdeka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suara Merdeka. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Oktober 2014

Pipa PDAM Mangkrak 2 Tahun, Warga Kedungmutih Kekeringan


KUCURKAN AIR: Sembari mengucurkan air bersih dari truk tangki, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdialog dengan warga tentang kekeringan di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Demak, Kamis (2/10). (suaramerdeka.com/Anton Sudibyo)

DEMAK, suaramerdeka.com – Kekeringan tak pernah abstain menyambangi warga Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Demak. Meski pipa perusahaan daerah air minum (PDAM) telah sampai Kedungmutih, namun warga selalu kekurangan air bersih pada musim kemarau.
Hal ini dikarenakan pipa yang terpasang dua tahun lalu itu tak pernah mengeluarkan air. “Pipa sudah ada tapi tidak ada air, katanya tidak ada ijinnya, padahal yang pasang ya pemerintah, kami tidak mudeng,” kata Lurah Kedungmutih, Hamdan.
Persoalan tersebut diadukan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang mengunjungi Kedungmutih, Kamis (2/10). Pada kesempatan itu Ganjar membawa serta bantuan air bersih dari Pemprov Jateng sebanyak enam truk tangki.
Ganjar mengatakan akan menindaklanjuti keluhan warga terkait air bersih. Ia akan menanyakan kepada Pemkab Demak dan instansi terkait. “Katanya perlu ijin balai besar, kita akan follow up. Kalau ijin ke pusat itu urusanku, air ini kebutuhan dasar,” katanya.
Selain air, warga Kedungmutih juga mengeluhkan pangkalan garam yang kondisinya memprihatinkan. Pangkalan yang setiap hari menjadi pasar garam terbesar sekabupaten itu hanya terbuat dari kayu yang sudah reyot dan atapnya bocor. “Kalau hujan air masuk dan garamnya larut, kami rugi,” kata Carik Kedungmutih Ahmad Mushonef.
Politikus PDIP itupun menyanggupi. Ia langsung memerintahkan Kepala Biro Pembangunan Daerah Agus Suranto untuk memasukkan pembangunan pangkalan garam Kedungmutih di daftar usulan APBD Jateng 2015.
Termasuk juga akan mengusahakan pembangunan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN). “Sudah ada tiga orang yang mengurus ijin SPBN, akan kami cek. Kalau memang benar niatnya untuk kesejahteraan nelayan pasti kami bantu,” katanya.
(Anton Sudibyo/CN39/SM Network)

Haji Aman dan Lancar bersama KBIH " Al-Firdaus" Jepara hubungi di  085 290 375 959


Senin, 28 April 2014

KRMT Roy Suryo Merasa Terzalimi di Pemilu 2014


SEMARANG -Dari hasil perhitungan suara KPU dalam Dari hasil rapat pleno yang berakhir, kemarin, di kantor KPU Jateng, Jl Veteran, Semarang, terdapat dua caleg DPR yang perolehan suaranya melampaui Bilangan Pembagi Pemilih (BPP), yakni Puan Maharani dari Dapil V Jateng dan Nusron Wahid dari Dapil II Jateng.

Puan, calon petahana dari PDIP meraup 369.927 suara, sedangkan di BPP pada Dapil V sebanyak 251.354 suara. Selain Puan yang juga calon petahana, kursi DPR akan diisi kembali oleh Aria Bima dan Rahmad Handoyo.

Adapun, artis dan fotomodel Angel Lelga Anggreyani yang menjadi caleg DPR dari PPP di Dapil V Jateng, gagal lolos ke Senayan. Meski mantan istri siri Raja Dangdut Rhoma Irama itu meraih suara terbanyak di PPP dengan 13.857, namun perolehan suara partainya tidak signifikan hanya 52.877 suara.

Sementara, Nusron yang merupakan caleg Golkar meraih 243.021 suara, sedangkan BPP di Dapil II sebanyak 225.689 suara. Adapun, nasib Taufik Kurniawan yang juga Sekjen PAN ini lebih beruntung dibandingkan pimpinan DPR lain yang kalah dalam persaingan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, yakni ketua DPR Marzuki Alie (Demokrat) dan wakilnya Priyo Budi Santoso (Golkar). 
           
Taufik Kurniawan, yang juga wakil ketua DPR melenggang ke Senayan, setelah meraih 59.495 suara di Dapil VII. Khususnya di Kabupaten Banjarnegara, perolehan suara Taufik tertinggi yaitu 31.984 suara mengalahkan Bakti Nendra (Gerindra) 26.567 suara dan Utut Adianto (PDIP) 21.868 suara.

Sejumlah pimpinan partai di Jateng juga lolos ke Senayan, yakni ketua DPD Partai Gerindra Abdul Wachid dari Dapil II dan Sekretaris DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng dari Dapil IV. Sebaliknya, Ketua DPW PPP Jateng Arief Mudatsir Mandan kalah dengan caleg PPP lainnya, Mukhlisin yang meraih 71.515 suara.

DPD

Untuk calon DPD, perolehan suara terbanyak berturut-turut adalah Denty Eka Widi Pratiwi 1.900.767 suara, Sulistiyo 1.244.837, Bambang Sadono 1.235.476 suara, dan Ahmad Muqowam 948.449. Bambang Sadono menegaskan, suara yang diberikan dalam Pileg itu merupakan kehendak rakyat.

”Masyarakat selama ini dianggap pemilih transaksional, khusus pemilihan calon DPD ini agak aneh. Saya yakin tidak ada apa-apanya (politik uang-Red), ternyata rakyat juga memilih,” kata mantan ketua DPD Golkar Jateng. Di sisi lain, PDIP memborong lima kursi DPRD Jateng di Dapil Vdengan menempatkan wakilnya yaitu Nuniek Sriyuningsih, Sumarji, Kadarwati, Sumarsono, dan Didiek Hardiana Prasetyo.

Nuniek merupakan calon petahana yang kini anggota komisi B DPRD Jateng. Selain Nuniek, calon petahana di Dapil V yang lolos ke Gedung Berlian adalah Chamim Irfani (PKB), Samsul Bahri (Golkar), dan Sri Marnyuni (PAN).
Anggota KPU Jateng Hakim Junaidi menyatakan, rapat pleno ini untuk menghitung perolehan suara masing-masing partai, caleg, dan jumlah pemilih Pileg. ”Dari sinilah akan dijadikan dasar KPU Jateng dalam menetapkan jumlah perolehan kursi untuk peserta pemilu di tiap-tiap Dapil,” katanya di sela-sela rapat pleno.
Terzalimi

Sementara itu, anggota Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) KRMT Roy Suryo merasa terzalimi oleh rekan separtainya dari Dapil DI Yogyakarta dalam Pileg 2014. Akibatnya, ia terancam gagal ke Senayan. Hal itu diungkapkannya usai membuka rally mobil kuno di Alun-alun Kota Magelang, kemarin.

Ia hadir sebagai salah satu pengurus pusat PPMKI. ”Gusti Allah ora sare. Saya selaku pengurus partai dan banyak teman-teman yang terzalimi oleh seseorang yang sangat tidak baik. Ia mencuri suara dengan cara mengubah rekapitulasi suara. 

Misalnya yang seharusnya meraih 71 suara, di rekap suara hanya 1 suara,” ujarnya. Dia menuturkan, kasus ini tengah diproses dan pihaknya selalu mendapat laporan dari Bawaslu terkait prosesnya. Dalam waktu dekat, akan ditentukan oleh KPU. (J17,H68,H88- 79)

Sumber : www.suaramerdeka.com





Jumat, 18 April 2014

Anggota Dewan Mangkir, Rapat Banlegda DPRD Batal

JEPARA, suaramerdeka.com - Seusai Pemilu Legislatif, kehadiran anggota DPRD dalam rapat semakin malas. Jika pada hari-hari biasa, mereka masih banyak yang datang, walau terlambat. Contohnya, Rapat Badan Legislasi Daerah (Banlegda) DPRD Kabupaten Jepara dengan eksekutif di Ruang Serbaguna DRD, Kamis (17/4) siang, terpaksa dibatalkan karena tidak kuorum.
"Karena anggota yang hadir hanya tiga orang dari 13 anggota Banlegda DPRD, maka rapat terpaksa kami batalkan, dan kami minta dijadwalkan ulang," kata Wakil Ketua Banlegda Dian Kristiandi, saat menutup rapat di Ruang Serbaguna DPRD, Kamis (17/4) siang.
Rapat yang dijadwalkan pukul 11.00 WIB, baru bisa dimulai 11.45 WIB. Saat dibuka Dian, sejumlah pejabat eksekutif terkait, sudah hadir.
Sementara, dari DPRD yang hadir baru Dian Kristiandi (dari PDI-P), dan Isman Mustafa  Pattamani (P Gerindra). Karena belum memenuhi kuorum, lebih separo anggota hadir, Dian minta pendapat Isman tentang kelanjutan rapat.
Isman memberikan pendapat, sebaiknya rapat diskors dulu, menunggu anggota yang lain. Pukul 12.00 WIB, rapat diskor 15 menit. Dian pun memerintahkan Sekretaris DPRD/Sekretaris (bukan anggota) Banlegda, Bambang Slamet Raharjo, Sekretariat DPRD untuk menghubungi anggota Banlegda yang masih di jepara, untuk segera datang.
Kamis (17/4), sebagian anggota Banlegda–-yang juga anggota Komisi B (Bidang Perekonomian) masih dalam perjalanan dari Kecamatan karimunjawa menumpang KM Siginjai. Rapat dibuka lagi pukul 12.30 WIB. "Mohon maaf, seharusnya skor 15 menit, namun sekarang pukul 12.30 WIB, skornya menjadi 30 menit," ujar Dian saat membuka lagi rapat.
Saat rapat dibuka, anggota yang hadir tambah satu, Agus Haris Jauhari (PAN). Karena masih belum kuorum, terpaksa rapat dibatalkan, dan ditunda Kamis sore pekan depan. Sebab, Senin hingga Kamis siang anggota Komisi A dan C kunjungan ke Karimunjawa.
Ketua Banlegda Sukarno saat dimintai tanggapannya melalui  pesan singkat (SMS) mengatakan, dia tidak datang karena sakit. "Seharusnya anggota Dewan menyelesaikan tugas dengan baik. Masak rapat penting membahas perubahan Program Legislasi Daerah, malah tidak datang walau dengan berbagai alasan. Tapi, kalau ada kunjungan nyatanya bisa hadir," tukas Isman melalukan autokritik.
( Sukardi / CN38 / SMNetwork


Minggu, 16 Februari 2014

Kerugian Banjir di Demak Capai Rp 161 Miliar

banjir Demak ( dok : formass)

DEMAK, suaramerdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak memperkirakan kerugian material akibat banjir di empat kecamatan mencapai Rp 161.760.437.800.
Kerusakan dan kerugian terbesar dialami sektor pemukimaan dan ekonomi warga terdampak banjir di Kecamatan Mijen, Wedung, Karanganyar dan Sayung.
Plt Sekda Demak, Singgih Setyono menyatakan data kerugian dan kerusakan akibat banjir ini nantinya dijadikan dasar dalam menyusun langkah strategis pemulihan paska bencana.
Hanya saja, pihaknya tidak akan gegabah menyatakan puso pada areal pertanian yang rusak akibat tergenang banjir.
‘’Bantuan logistik masih mengalir. Tapi, sesuai arahan Menteri Pertanian bahwa lahan pertanian tidak tergesa-gesa dinyatakan puso,’’ ujarnya, Senin (10/2).
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Demak, Bambang Saptoro, mengatakan data rekapitulasi kerusakan dan kerugian akibat banjir ini diharapkan bisa mendorong alokasi bantuan baik yang disalurkan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.
Bantuan tersebut nantinya bisa mempercepat pemulihan kondisi infrastruktur maupun sektor ekonomi  yang rusak pascabanjir. Meski begitu, pemulihan kondisi pascabanjir ini tidak bisa dilakukan satu sektor instansi saja.
Dengan data ini, ia berharap bupati bisa berkoordinasi dengan gubernur untuk memetakan sektor apa saja yang nantinya bisa dimintakan bantuan dari pusat.
Sejauh ini, penanganan darurat 16 titik tanggul kritis sudah disetujui akan dilakukan tahun ini oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Penguatan tanggul kritis diharapkan juga diikuti dengan pengeerukan sedimen dan normalisasi sungai.
‘’Sedimentasi sungai-sungai besar di Demak sudah sedemikian tinggi, seperti Sungai Pelayaran. Debit volume sungai itu sempat naik dan melimpas hingga badan jalan pantura,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Rekonstruksi BPBD Demak, Agus Budiyono menambahkan, banjir selama tiga minggu telah merendam 44 desa di empat kecamatan.
Dengan rincian 17 desa di Kecamatan Sayung, 16 desa di Kecamatan Wedung, sembilan desa di Kecamatan Mijen dan dua desa di Kecamatan Karanganyar.
( Hartatik / CN37 / SMNetwork


Info Penting !!!! Pendaftaran SNMPTN, Mulai Hari Ini - 31 Maret

JAKARTA, suaramerdeka.com - Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri sudah dibuka mulai hari ini, Senin (17/2) hingga 31 Maret 2014 mendatang. Untuk itu, diimbau sekolah yang belum mengisi PDSS untuk segera melakukan pengisian.
Ketua SNMPTN Ganjar Kurnia mengatakan, pengisian PDSS oleh sekolah akan mulai dibuka mulai hari ini hingga 6 Maret 2014 mendatang. Namun setelah itu, sekolah tidak bisa lagi memasukkan data PDSS, yang akan berakibat tidak bisanya anak didiknya mendaftar di SNMPTN.
Setelah pengisian PPDS oleh siswa, nantinya sekolah diminta untuk memberikan password kepada siswa, agar mereka bisa memverifikasi data yang telah dimasukkan. “Jika siswa tidak melakukan  verifikasi maka data yang dimasukkan oleh kepala sekolah dianggap benar. Data tersebut tidak bisa diubah setelah waktu verifikasi berakhir,” ujar Ganjar di Jakarta.
Ganjar mengungkapkan, hingga hari Sabtu (15/2), 11.836 sekolah telah mengisi PDSS. Jumlah tersebut termasuk 1982 sekolah baru. Untuk siswa, jumlah yang terdaftar adalah 2.319.050 siswa. Jumlah tersebut sudah termasuk siswa kelas satu, "Karena sekolah diminta mengisi PDSS itu sejak siswanya di kelas 1," jelasnya, dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (15/2).
Siswa yang berhak mengikuti seleksi SNMPTN adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PPDS. Selain itu, siswa yang boleh mendaftar SNMPTN kali ini adalah siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir yang mengikuti ujian nasional pada tahun 2013 atau 2014.
Ganjar juga menegaskan agar saat mendaftar untuk seleksi SNMPTN, siswa wajib membaca prosedur operasi baku (POB) yang terdapat di laman PTN yang dituju. POB berisi ketentuan yang akan membantu siswa saat mendaftar SNMPTN.
"Kita harapkan betul agar mereka membaca terlebih dahulu di laman PTN masing-masing, agar tidak perlu lagi menghubungi call center," kata Ganjar.
SNMPTN adalah seleksi calon mahasiswa baru berdasarkan prestasi akademik. Sekolah yang bisa mengikuti seleksi ini adalah sekolah yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Dan siswa yang bisa didaftarkan adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
( Maya / CN19

Buronan, mantan Bupati Demak, Endang Setyaningdyah berhasil ditangkap


JAKARTA, suaramerdeka.com - Buronan, mantan Bupati Demak, Endang Setyaningdyah berhasil ditangkap Satuan Tugas (Satgas) Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama tim Kejaksaan Negeri Demak, Minggu (16/2).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi mengungkapkan, Endang berhasil diringkus di JL S Parman No 70, Semarang, pukul 14.40.
Untung mengatakan, Endang dieksekusi atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutusakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi uang bantuan desa Pemkab Demak sebesar Rp 2,1 milyar secara bersama-sama.
"Dengan pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp. 50.000.000," ujar Untung.
( Nurokhman / CN34 / SMNetwork )

Selasa, 11 Februari 2014

Demak Belum Berani Rilis Pengumuman CPNS K2

DEMAK, suaramerdeka.com Hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur honorer kategori II (K2) di 45 kabupaten/kota se-Indonesia telah beredar di dunia maya sejak Senin kemarin. Meski begitu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Demak belum berani merilis pengumuman tersebut.
Plt BKD Demak, Agus Hartono mengaku belum berani mengumumkan hasil tes CPNS honorer K2 ini lantaran hingga kini belum menerima berkas salinan secara resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Selain itu, informasi yang disampaikan BKN bahwa hasil tes CPNS honorer K2 ini akan diumumkan pada 14 Februari mendatang.
"Kami belum bisa mengomentari benar tidaknya informasi yang beredar di dunia maya. Sebab ada kekhawatiran jika website Kementerian PAN dan RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) diretas hacker," katanya, Selasa (11/2).
Pihaknya juga berkali-kali diberondong pertanyaan dari peserta tes CPNS honorer K2. Pengumuman yang mundur hingga dua kalis dari yang dijadwalkan yakni akhir Januari dan 5 Februari lalu, semakin membuat Pemkab tidak berani merilis informasi itu ke publik.
BKD Demak sendiri, sudah membuka beberapa website yang melansir hasil tes CPNS honorer K2 termasuk website dari Kementerian PAN dan RB. Dari website itu, 559 orang dari 1.870 orang peserta tes dinyatakan lolos.
Jika diprosentase, lanjutnya, jumlah peserta yang lolos ini sesuai dengan ketentuan dari pusat yakni sekitar 30 persen. Hanya saja, informasi yang terkait by name itu kebenarannya belum bisa dipertaanggungjawabkan.
"Biasanya sebelum diumumkan ke publik, berkas salinan pengumuman akan diserahkan melalui BKN Regional I atau Pemprov. Kami masih menunggu undangan resminya," tukasnya.
Berdasar informasi yang dihimpun, hasil tes CPNS honorer K2 dari 47 kabupaten/kota di lima provinsi diumumkan di situs Kementerian PAN dan RB, BKN, JPNN, dan Liputan6. Seperti dikutip di website Kementerian PAN dan RB bahwa hasil tes tersebut diumumkan secara bertahap.
( Hartatik / CN31 / SMNetwork

Kamis, 17 Oktober 2013

Niat Naik Haji, Pria Pakistan Jalan Kaki Ribuan Km


MAKKAH, Suaramerdeka.com - Tiba di kota Mekkah pada 1 Oktober lalu, pria berusia 37 tahun itu disambut bak seorang pahlawan. Laman Al Arabiya, Minggu 13 Oktober 2013, melansir Rai disambut oleh pejabat tinggi Arab Saudi dan perwakilan dari imam Ka'abah suci serta para pendukungnya dari berbagai negara Muslim.
Total jarak yang ditempuh Rai dalam perjalanan selama hampir empat bulan itu yakni 6.387 kilometer. Rai mengaku ini bukan kali pertamanya dia melakukan aksi semacam itu.
Sebelumnya di tahun 2007 silam, Rai berjalan kaki sejauh 1.999 kilometer menelusuri daerah antara Khyber dan Karachi di Pakistan. Perjalanan itu dia tuntaskan dalam waktu 85 hari.
Perjalanan kedua dilakukan tahun 2009, dengan berjalan kaki menuju Islamabad dari kota Lahore. Total perjalanan sejauh 327 kilometer diselesaikan dalam waktu dua minggu saja. Di waktu yang sama, dia berjalan kaki dari Islamabad ke desa Chakuthi sejauh 222 kilometer, ditempuh hanya dalam waktu sembilan hari.
Terakhir dia berjalan kaki tahun 2011 silam, ketika dia mengulang perjalanan antara Khyber dan Karachi. Namun kemarin rute perjalanan yang ditempuh lebih jauh. Rai berhasil menumbangkan rekor yang sebelumnya dibuat, dengan berjalan kaki sejauh 2.287 kilometer dalam waktu 72 hari.
Ditanya motivasinya melakukan aksi tersebut, Rai mengatakan ingin menyebarkan pesan perdamaian kepada dunia. Selain itu dia turut mengutuk aksi terorisme di berbagai tingkatan.
"Saya menginginkan perdamaian dan kesetaraan di dunia. Selain itu, saya juga berharap adanya sebuah kesatuan bagi negara-negara Muslim seperti Uni Eropa," ujar Rai.
Dia mengatakan kendati menemui beberapa rintangan yang tidak terduga selama di perjalanan menuju Mekkah, namun Rai mengaku dalam keadaan sehat. Bahkan banyak orang yang memberinya semangat dan ramah ketika bertemu dengan mereka di tengah perjalanan.
Dalam kesempatan itu, Rai juga mengungkapkan dirinya tengah bersiap untuk memulai perjalanan ke kota Mina. Hal itu lantaran ritual Haji secara resmi sudah dimulai sejak hari Minggu kemarin.
Total jarak yang dia tempuh dari Mekkah menuju Mina mencapai delapan kilometer. Menurut Pemerintah Arab Saudi, ada lebih dari 1,3 miliar jamaah dari seluruh dunia yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Lebih dari separuh jumlah tersebut datang dari luar Arab Saudi.
( vvn / CN34 )


Rabu, 09 Oktober 2013

Hasil Pilihan Petinggi Tahap 1, 12 Petinggi Lama Tumbang

Suasana Pemilihan Petinggi

Pesta demokrasi Pemilihan Petinggi (Pilpet) serentak tahap pertama di seluruh Jepara telah dilangsungkan Selasa (8/10). Ada 32 desa yang mendakan Pilpet. Dari jumlah tersebut, ada 19 calon petinggi berstatus incumbent alias petinggi lama. Dari jumlah itu, sebanyak 12 petinggi lama kalah.

Petinggi lama yang tak mampu mendapatkan suara terbanyak itu terjadi di Desa Balong dan Tubanan Kecamatan Kembang, Bondo dan Kepuk (Bangsri), Lebak (Pakis Aji), Mindahan Kidul (Batealit), Teluk Awur (Tahunan), Troso, Pulodarat, dan Krasak (Pecangaan), Bungu (Mayong, Blimbingrejo (Nalumsari). Dalam pelaksanaan Pilpet itu, secara umum berjalan lancar.

Tapi, ada kabar soal calon yang kalah tak terima kekalahan di Desa Bondo. Saat itu dikonfirmasi ke Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bondo Sulistio menjelaskan, pelaksanaan berjalan baik.

''Sudah diputuskan siapa yang terpilih. Secara umum berjalan baik,'' ucapnya. Camat Bangsri, Sumardi menjelaskan, keberatan calon yang kalah adalah wajar. Dia menjelaskan, itu disebabkan adanya pembagian kupon doorprize.

''Saat kami dengar itu, kami sudah langsung ingatkan jangan dilakukan. Tapi, memang kemungkinan ada kupon yang sudah beredar. Kalau untuk pemilihannya berjalan baik,'' jelasnya.

Salah satu calon yang kalah dan berstatus incumbent Bambang S dihubungi lewat ponsel tidak aktif. Kasubag Pemerintahan Daerah pada Bagian Tata Pemerintahan Jepara, Muh Taufik yang dimintai keterangan soal keberatan pihak yang kalah mengurai ketentuan Perbup Nomor 13 Tahun 2012 Perubahan atas Perbup Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pedoman Tata Cara Pemilihan Petinggi.

Dia menjelaskan, pada Pasal 29 di Perbup Nomor 13 dijelaskan dalam berita acara hasil penghitungan Pilpet cukup ditandatangani ketua dan sekretaris Panitia Pelaksanaan penyelenggaraan Pemilihan Petinggi (P5). Ada ketentuan ditanda tangani para calon dan saksi tetapi dengan diawali kalimat ''dapat pula''. ''Ketentuannya itu ditandatangani ketua dan sekretaris P5 dapat pula ditandatangai calon dan saksi.

Kalimat tidak mengharuskan. Sehingga apabila calon tidak bersedia tanda tangan berita acara itu tidak masalah,'' ucapnya. Ditanya mengenai gugatan hasil Pilpet, Taufik mengatakan, Pasal 31 Perbup Nomor 13. Dia menjelaskan, persyaratan untuk pihak yang tidak menerima hasil Pilpet berat.

Sebab, yang tak menerima harus bisa menunjukkan bukti satu per tiga dari pemilik hak suara yang datang ke tempat pemilihan. ''Itu harus dilakukan sebelum P5 menetapkan hasil Pilpet. Kemudian untuk partisipasi warga juga baik kebanyakan di atas 60 persen.

Bahkan ada yang mencapai 92,0 persen dari DPT sebanyak 1.965. Itu terjadi di Desa Tigojuru Kecamatan Mayong,'' ucapnya. Adapun Kabag Pemerintahan Pemkab Jepara, Eriza Rudi Ymenandaskan, pelaksanaan Pilpet serentak tahap pertama lancar.

Namun, Dia masih melihat satu hal yang perlu dievaluasi untuk pilpet serentak tahap kedua dan ketiga pada akhir tahun ini. ''Saya menyoroti untuk penataan lokasi pemilihan. Itu berdasar tahap pertama bisa menjadi pelajaran untuk Pilpet serentak yang selanjutnya.

Sudah kami buatkan denah dan ke depan masih perlu ada pengarahan,'' ucapnya. Untuk Pilpet serentak tahap kedua akan dilaksanakan pada 22 Okotober 2013 di 52 Desa. Kemudian Pilpet serentaj tahap ketigia di 50 Desa digelar pada 3 November 2013.(Suara merdeka)



Horeeee !!!! Bupati Demak Setujui UMK Rp 1.280.000

Demo Buruh di depan Kantor Bupati Demak


DEMAK- Bupati Moh Dachirin Said akhirnya memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 senilai Rp 1.280.000. Keputusan itu diambil menyusul sidang Dewan Pengupahan yang mengalami kebuntuan.

Usulan tersebut merupakan jalan tengah setelah tidak ada kesepakatan saat sidang. Adapun besaran UMK 2014 yang diputuskan Bupati ini sudah mencapai 100 persen dari hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Demak senilai Rp 1.278.000.

Selanjutnya, besaran UMK tersebut dinilai mampu mengakomodir kepentingan buruh dan pengusaha. Kenaikan UMK yang dikehendaki buruh juga disesuaikan dengan kemampuan pengusaha.

“Kami nilai sudah memenuhi rasa keadilan. Di satu sisi buruh minta (UMK) naik, tapi di lain sisi juga harus dilihat kemampuan pengusaha,” imbuhnya.

Dengan demikian usulan UMK 2014 mengalami kenaikan sebesar Rp 285.000 atau 28,64% dibanding UMK 2013 senilai Rp 995.000. Sehubungan hal itu, aksi unjuk rasa kembali dilakukan ribuan buruh di depan Gedung DPRD Demak.

Aksi tersebut mendapat blokade aparat sehingga masa hanya bisa berorasi dari balik pintu gerbang. Koordinator aksi, Agus Mamoen Rizal mengatakan,demo lanjutan ini bentuk sikap kekecewaan buruh terhadap keputusan pemerintah daerah.

Buruh sendiri, menghendaki besaran UMK 2014 Rp 2,1 juta. Sedangkan tuntutan dari Apindo selaku perwakilan pengusaha sebesar Rp 1,187 juta.

“Teman-teman buruh hanya meminta besaran UMK yang diajukan bupati sesuai dengan hasil rapat pleno Dewan Pengupahan. Biarkan gubernur yang memutuskan apakah menyetujui usulan buruh Rp 2,1 juta atau Apindo Rp 1,187 juta,” kata Ketua PCAI FSPMI Demak.

Perwakilan buruh diterima Ketua DPRD Demak Muklasin, Wakil Ketua DPRD Demak Mugiyono, Kapolres AKBP R Setijo Nugroho Hasto Harjo Putro dan Dandim Letkol Inf Ari Aryanto. Mereka diminta menerima keputusan bupati secara arif dan bisa disampaikan kepada buruh lainnya.

Kabid Hubungan Industrial Dinsosnakertrans Kabupaten Demak, Haryanto mengatakan, meski jauh di bawah tuntutan buruh tapi nominal usulan UMK tersebut telah mempertimbangkan inflasi dan rata-rata survei KHL selama bulan berjalan pada 2013. (SMNetwork/J9/swi/hst)