Jumat, 13 November 2020

Operasi Yustisi Covid-19 Di Demak Terus Di Laksanakan

 


Demak - Kali ini kembali Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP kembali menggelar Operasi Yustisi oleh Satgas gugus tugas kepada Pelanggar Protokol Kesehatan sebagai bentuk pemberlakuan Penerapan Inpres No. 06 Tahun 2020 di wilayah Kabupaten Demak.

Kegiatan operasi yustisi diwilayah Kabupaten Demak sasarannya selalu di acak seperti pada Jumat (13/11/2020) dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WIB, bertempat di Alun Alun Simpang Enam Jl. Sultan Fatah, Kauman, Bintoro, Kec. Demak, Kabupaten Demak.

Di tempat terpisah Pasi Ops Kodim 0716/Demak Kapten Arh Jalalul Hadi saat dimintai keterangan mengatakan kalau Operasi ini merupakan bentuk aplikasi di lapangan pemberlakuan Inpres No. 06 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Petugas gabungan memberi himbauan kepada masyarakat yang sedang melintas untuk selalu Memakai Masker, Menjaga jarak dan menghindari kontak fisik, Mengedepankan Pola hidup sehat dengan sering mencuci tangan dengan sabun saat melakukan aktifitas.

Dalam operasi yustisi gabungan TNI, Polri dan Satpol PP selain memberikan himbauan, petugas juga melakukan penindakan kepada warga yang tidak menggunakan masker. “penindakan bagi warga yang tidak menggunakan masker berupa teguran lisan maupun tertulis” Ungkap Pasi Ops Kodim 0716 Demak saat di mintai keterangan. (pendim 0716/Demak)

Bansos JPS Propinsi Tahap IV Desa Bango Didistribusikan



Demak – Sinergitas TNI dan Polri tidak hanya ditunjukan oleh pucuk pimpinan kedua institusi tersebut saja. Melainkan dari unsur paling bawah, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, sinergitas TNI dan Polri mereka tunjukkan dalam setiap kegiatan di wilayah.

Seperti Babinsa Desa Bango Koramil 01/Demak Kodim 0716/Demak Peltu Badri dengan Bhabinkamtibmas Polsek Demak kota, yang sedang melaksanakan pendampingan pendistribusian Bansos dari Jaring Pengaman Sosial (JPS) Tahap IV Provinsi Jawa Tengah di Balai Desa Bango, Kecamatan Demak, Jumat (13/11/2020).

Menurut Peltu Badri, kedatangan dirinya bersama Bhabinkamtibmas dalam rangka memonitoring dan pendampingan penyaluran bantuan, sehingga dapat berjalan aman, lancar dan tepat sasaran.

“Inilah bentuk sinergitas TNI dan Polri di wilayah. Dengan semakin eratnya sinergitas, keamanan dan kondusifitas wilayah tentu akan semakin terjamin,” ujarnya.

Dijelaskannya, para penerima manfaat bantuan social JPS Provinsi adalah mereka warga masyarakat yang belum menerima bantuan terkait penanganan corona, baik bantuan dari pusat maupun provinsi. Bantuan yang diberikan kepada ke 56 KPM tersebut berupa 10 kilogram beras, mie goring, kecap dan sarden. 

“Hari ini ada 56 Keluar Penerima Manfaat (KPM) dari Desa Kalikondang, sehingga kita pastikan berjalan aman dan lancar,” sambung Badri.

Dirinya juga meminta kepada warga yang menerima bantuan, agar mematuhi protocol kesehatan yang ada, yakni menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain dan mencuci tangan sebelum memasuki balai desa.

“Kami berikan imbauan kepada warga KPM untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menerima bantuan yang merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah kepada seluruh masyarakat yang terdampak dari adanya Covid-19. Mudah-mudahan bermanfaat, dan membawa keberkahan bagi semua,” tegasnya

Minggu, 08 November 2020

MURAH MERIAH !!!! RP 100 RIBU DAPAT KAOS LIMA HANYA DISINI


Jepara – Daripada berdiam diri tak ada penghasilan lebih baik kerja apa saja yang penting ada pamasukan.  Itulah yang kini dijalani oleh Andul Jalil Warga Desa Kaliombo kecamatan Pecangaan kabupaten Jepara. Sudah tiga bulan ini ia membuka lapak di sebrangan jalan depan Balai Desa Margoyoso kecamatan Kalinyamatan.

Ia membuka lapak dan berjualan kaos ,sepatu,sandal ,tas dan juga celana pendek dan celana dalam. Setiap pagi mulai jam 9 pagi sampai jam sembilan malam dengan setia ia menunggui dagangannya . Panas hujan ia jalani dengan senang hati yang penting setiap harinya ada pengahasilan dari jualannya.

Ia mengatakan modal yang duputar untuk belanja dagangannya sekitar Rp 5 jutaan hasil pinjaman. Dengan uang tersebut ia kulakan Kaos murah , Sepatu , Tas dan barang dagangan lainnya. Dengan keranjang ditaruh di beolakang jok sepeda motornya ia setiap hari berangkat dari rumahnya Kaliombo menuju ke Margoyoso dengan jarak tempuh sekitar 5 Km.

“ Ya kurang lebih saya berjualan disini tiga bulanan. Alhamdulillah meski dikit dikit setiap hari ada yang beli . Barang yang saya jual ini memang untuk kalangan bawah contohnya kaos atau T shirt ini Rp 100 ribu dapat 5 biji. Kalau sepatu mulai dari harga Rp 65 ribuan sudah dapat bonus kaos kami “, kata Abdul Jalil yang cepat akrab dengan siapa saja.

Sebelum membuka lapak berjualan di Dekat Polsek Kalinyamatan Jalil mengaku pernah menekuni berebagai macam usaha diantaranya karyawan conter HP , berjualan Es buah , Mie ayam dan juga jualan buah keliling. Semua itu ia jalani dengan senang hati dan bersemangat demi meraih masa depan yang lebih baik.

“ Ya daripada nganggur tak ada kerjaan mending keluar rumah cari kesibukan siapa tahu bisa merubah nasib yang lebih baik.  Berjualan disini awalnya ada teman yang membuka usaha jualan helm . Lalu saya di kasih tahu ada tempat yang bisa untuk berjualan disini “, kata Jalil .(Pak Muin)

 


Jumat, 06 November 2020



Demak -  Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak pada hari Selasa tanggal 28 Oktober 2020 telah melaksanakan Pelepasan Ekspor Komoditas Kacang Hijau di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak.

 Panen raya kacang hijau di tengah pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa sektor pertanian tetap unggul dan tangguh. Inilah yang menjadikan pertanian sebagai sektor yang tumbuh dengan pertumbuhan tertinggi dibanding sektor lainnya.

Data tahun 2019 luas lahan kacang hijau yang dipanen 25.952 hektare. Dengan luas lahan itu, produksi kacang hijau di Demak mencapai 36.981 ton. Data ekspor kacang hijau melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sebanyak 7.734,5 ton telah diekspor ke Taiwan, Cina, Philipina, Vietnam dan Kamboja mulai tanggal 28 Agustus sampai dengan 3 September 2020.

Ketua KSU Citra Kinaraya (Ir. Hery Sugiartono) mengharapkan pemerintah dapat meningkatkan perhatian untuk petani kacang hijau. Petani masih menggunakan pestisida melebihi dosis yang telah ditetapkan. Residu pestisida ini yang menjadi penentu dari negera tujuan dalam menerima kacang hijau. 

Diharapkan 2 minggu menjelang panen sudah tidak dilakukan penyemprotan pestisida. Sistem tanam kacang hijau sebagian besar di Kabupaten Demak dilakukan dengan sistem sebar sebelum panen padi sehingga membutuhkan benih kacang hijau yang lebih banyak.Oleh karena itu diharapkan ada alat tanam kacang hijau yang bisa cepat dan hemat. (Heri Wuryanta, S.TP., MP)


Kamis, 05 November 2020

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kelompok 45 ,Selenggarakan Kajian Online

 


Semarang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Dari Rumah (KKN RDR)  Kelompok 45 Angkatan 75 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan  seminar berupa kajian online (kajol) yang bertajuk Meneladani Sunnah Rasulullah SAW Sebagai Spirit untuk Mewujudkan NewNormal pasca pandemi”, Rabu (04/10/2020).


Kajian yang berlangsung melalui platform zoom meeting tersebut diikuti lebih dari 80 peserta dari berbagai Universitas seperti UIN Walisongo, Politeknik Negeri Semarang, Universitas Nahdlatul Ulama Jepara, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas PGRI Madiun.

Dosen Fakultas Dakwah UIN Walisongo Fahrur Rozi, yang menjadi narasumber dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kecemasan masyarakat karena pandemi ini adalah hal yang wajar.


“Adanya pandemi Covid-19 membuat seseorang merasa cemas, khawatir, dan takut. Hal tersebut adalah sesuatu yang wajar yang muncul dalam diri manusia,” jelas Fahrur saat Kajian Online berlangsung.

Dari kecemasan tersebut, Fahrur memberikan pesan agar tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat karena hal tersebut merupakan bagian dari penerapan ajaran Rasulullah SAW.


“Meneladani sifat Rasul adalah suatu kewajiban bagi kita selaku umat islam. Ihyaus sunati harus kita terapkan dalam meneladani sifat Rasul terkait sunnah-sunnah yang diajarkan” jelas Fahrur.

Dalam ceramahnya, Fahrur menambahkan, bahwa jangan sampai musibah pandemi yang dialami di seluruh dunia ini, melahirkan musibah baru.

“Musibah baru di sini adalah jauh dari Allah, malas beribadah, tidak peduli dengan orang lain, dan masih banyak lagi,” imbuhnya.

Fahrur mengambil contoh dari kisah sahabat Rasulullah SAW saat menghadapi wabah yang memiliki korelasi dengan pandemi Covid-19 sekarang ini.

Sahabat tersebut yaitu Umar bin Khattab. Ketika hendak berkunjung ke Kota Syam, saat sampai di perbatasan Kota, Umar diberitahu oleh Gubernur Syam bahwa di Kota sedang terjadi wabah. Kemudian gubernur bertanya sikap apa yang akan diambil oleh Khalifah Umar.

Ternyata Umar memutuskan untuk kembali ke Madinah dan tidak melanjutkan perjalanannya ke kota yang sedang dilanda wabah tersebut.

Fahrur meceritakan bahwa kisah sahabat tersebut bukan berarti sahabat takut terkena wabah dan tidak menerima takdir Allah SWT.

“Khalifah Umar adalah sahabat yang cerdas. Saat ditanya, mengapa engkau lari dari takdir Allah wahai Khalifah?. Umar menjawab, saya lari dari takdir Allah menuju takdir Allah yang lainnya,” Jelas Fahrur saat menjelaskan kisah salah seorang sahabat nabi.Terakhir, Fahrur menyimpulkan pelajaran yang dapat dipetik dari kisah yang dijabarkannya tersebut.

“Pelajaran yang dapat kita ambil yaitu ketika seseorang berada dalam wilayah yang terkena wabah, maka menetaplah, jangan pergi ketempat lain. Sedangkan jika seseorang berada dalam wilayah aman, janganlah ia pergi ketempat yang terjangkit wabah” tutupnya.

 

Resik-resik Kali Tuntang Guyub Rukun Mbangun Demak





 Demak - Mengantisipasi banjir saat musim hujan tiba, Puluhan personel TNI dari Kodim 0716/Demak bersama dengan berbagai instansi mengikuti

Apel Bersama dalam rangka "Resik-resik Kali Tuntang Guyub Rukun Mbangun Demak". Dalam kegiatan ini, seluruh instansi pemerintahan di Kabupaten Demak bergotong royong membersihkan sampah yang ada di sepanjang Kali Tuntang. Selasa 3/11/2020.

Bupati Demak, H. M Natsir mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah antisipasi banjir di wilayah Kabupaten Demak.

"Mengingat sasaran dari kegiatan ini adalah kali tuntang yang menjadi salah satu icon Kabupaten Demak. Kegiatan ini juga merupakan wujud cinta dan rasa peduli kita terhadap Kabupaten Demak. Dimana kita hidup, makan dan minum serta berkarya di bumi Demak," ungkap Bupati Natsir.

Kabupaten Demak memiliki beberapa sungai besar yang bila tidak di jaga kebersihannya akan menjadi penyebab bencana. Untuk itu, wajib hukumnya bagi masyarakat Demak untuk selalu menjaga sungai di Demak.

"Salah satu caranya adalah dengan tidak membuang sampah di sungai. Mari kita bertekad agar sungai di Kabupaten Demak tidak lagi menjadi bahan olok-olokan namun justru menjadi kebanggaan Kabupaten Demak," katanya.

Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arh M.Ufiz S.I.P.M.I.Pol berharap dengan program Karya Bakti bersih-bersih kali tuntang, TNl bisa memberikan kontribusi positif untuk terjaganya kali tuntang yang bersih juga sebagai perwujudan kemanunggalan TNI dengan masyarakat yang bersinergi agar tercipta hidup sehat dan teratur,” Ucap Dandim.

Dia menuturkan, sebagai warga yang baik harus menyadari, karya bakti ini atau gotong royong ini budaya luhur bangsa Indonesia. Oleh karena itu, laksanakan Karya Bakti dengan semangat tulus dan ikhlas sebagai implementasi bagi setiap warga negara untuk membangun bangsa menjadi bangsa yang maju.Pungkas Dandim. Pendim 0716/Demak.

Kodim Demak Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW



 Demak – Kodim 0716/Demak menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Makodim, Jl. Kyai Singkil No 1 Demak, Kamis (05/11/2020).

Acara yang bertema “Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H/2020 M, Tingkatkan Semangat Kepedulian Kepada Sesama di Tengah Pandemi Covid-19” ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim Letkol Arh Mohammad Ufiz, dan diikuti Perwira Staf, Danramil jajaran dan anggota Kodim 0716/Demak.

Peringatan kelahiran Nabi besar umat Islam ini diisi mauidlah hasanah KH. Mohamad Nor Abidin dari Desa Grogol Kecamatan Karangtengah, dan tim rebana dari Pondok Pesantren Aljihad Desa Temuroso, yang menjadi juara I lomba rebana HUT TNI Kodim 0716/Demak.

Pembacaan ayat-ayat suci Al-qur,an menjadi pembuka dimulainya acara, dilanjutkan dengan lantunan solawat Nabi, sambutan Komandan Kodim dan mauidlah hasanah.

Dalam sambutannya, Dandim Letkol Arh Mohammad Ufiz menyampaikan, bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020 M bertujuan untuk lebih meningkatkan dan memantapkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain juga sebagai penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Di Indonesia setiap tanggal 12 Rabiul Awal kita peringati kelahiran Nabi besar Muhammad SAW. Dengan peringatan yang kita laksanakan ini, diharapkan mampu memberikan pencerahan dan juga menambah iman dan taqwa kita kepada Allah SWT," katanya.

Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Dandim meminta seluruh umat Islam, khususnya prajurit TNI Kodim 0716/Demak untuk senantiasa meneladani kehidupan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena di dalam diri Rasulullah terdapat suritauladan yang baik, yang perlu kita contoh. Dan hanya Rasulullahlah satu-satunya orang yang dapat menolong kita dengan syafa’atnya di Yaumul Qiyamah kelak. Untuk itu mari kita perbanyak sholawat kepada Beliau, dan semoga kita semua termasuk umatnya yang akan mendapatkan syafa’atnya. Amin,” tandas orang nomor satu di jajaran TNI Kodim 0716/Demak ini.

Sementara itu, dalam mauidlah hasanahnya, KH Mohamad Nor Abidin mengulas tentang apa itu Maulid Nabi Muhammad SAW, sejarah dan riwayatnya. Selain itu, kyai yang biasa disapa Mbah Bidin ini juga mengajak seluruh anggota Kodim 0716/Demak untuk senantiasa bersholawat kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, sebagai wujud kecintaan umat kepada Nabinya.

“Diharapkan dengan dilaksanakannya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1442 H/2020 M ini dapat menambah kecintaan kita terhadap Nabi Besar Muhammad SAW untuk mengikuti Sunah-Sunah beliau dan dapat menerapkannya didalam menjalankan tugas sehari hari dilingkungan masyarakat,” ucapnya. (pendim0716demak).