Senin, 08 September 2014

Megaproyek Jalur Semarang - Jepara Akan Dibangun





Jepara - Wakil Bupati Subroto bersama Ketua DPRD (sementara) Dian Kristiandi mendampingi investor asal Tiongkok, memantau dan meninjau kondisi di lapangan yang akan dibangun jalur Semarang-Jepara, Rabu (3/9). Megaproyek itu, nantinya menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Jepara melalui Kedungmalang, Kecamatan Kedung.

Menurut pimpinan rombongan investor asal Tiongkok yang diketua seorang pengusaha asal Jakarta, Dewanto, para investor asal Tiongkok itu sengaja ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan. Sebab, tidak menutup kemungkinan jika para investor asal Tiongkok itu juga berencana berinvestasi di Kota Ukir itu. ”Sampai saat ini, mereka (investor dari Tiongkok) cukup puas melihat kondisi di lapangan lokasi yang akan dibuat jalan tembus itu. Sehingga, jika jalan tersebut jadi, tidak menutup kemungkinan mereka berniat berinvestasi diJepara,” kata Dewanto.

Dewanto menambahkan, selain meninjau lokasi jalan alternatif Semarang-Jepara, para rombongan investor asal Tiongkok itu juga berkesempatan melihat PLTU Tanjung Jati B. Termasuk, menuju ke calon lokasi pembangunan PLTU Tanjung Jati A yang ada di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri.

Sementara itu, Wakil Bupati Subroto menambahkan, selain membangun jalur Semarang-Jepara, pemkab juga akan membangun pelabuhan dan pembangunan PLTU unit 5 dan 6. Untuk pembangunan PLTU Tanjung Jati A, sudah dibebaskan lahan seluas 350 hektare dari kebutuhan 400 hektare. ”Potensi di Jepara sudah banyak dilirik oleh investor asing, ini jadi modal kami untuk terus membangun kota ini,” ujarnya. (Wahyu KZ / Aries Budi/koran muria)


Sumber : Koran Muria


Haji Aman dan Lancar bersama KBIH " Al-Firdaus" hubungi di 085 290 375 959

Anggota Dewan Syukuran Nanggap “Romansa”



Romansa in action

Demak – Fatkhan, SH anggota DPRD Demak 2014-2019 dari partai Demokrat minggu yang lalu mengadakan syukuran dengan nanggap Orkes Melayu “Romansa” . Acara yang digelar di halaman rumahnya desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak  itu cukup meriah dihadiri ratusan simpatisan dan juga tim sukses. Selain itu hadir juga tim keamanan gabungan dari Kepolisian sector  dan juga Koramil Wedung.

“ Ya ini semua permintaan dari tim sukses kami kalangan anak muda, sehingga hal ini kami turuti karena mereka juga berjuang keras untuk kemenangan saya “, ujar Fatkhan SH pada FORMASS belum lama ini.

Selain nanggap orkes malam sebelumnya juga digelar acara makan bersama seluruh tim sukses dan simpatisan berasal dari berbagai desa di Wedung. Ada yang datang dari desa Kedungmutih, Babalan, Tedunan dan juga Jungpasir. Tidak ada acara resmi hanya ramah tamah saja sambil ngobrol antara simpatisan dan juga tim sukses.

Fatkhan, SH


“ Terus terang kami sangat berterima kasih atas bantuan mereka semua. Tanpa bantuan mereka kami tidak ada apa-apa. Uang yang banyak tidak menjamin caleg jadi anggota dewan . Namun dukungan dari simpatisan dan kader itulah yang menjadi kekuatan saya “, tambah Fatkhan.

Diakui oleh Fatkhan awalnya ia merasa ringan dalam mengikuti pertarungan dalam pilihan caleg tahun 2014 ini. Namun ketika pelaksanaan dan sesudahnya hari-hari sangat menyulitkan dan mendebarkan. Selain jumlah BPP yang semakin besar juga kondisi semua calon bersaing ketat untuk meraih kursi.


Ceria simpatisan

Ditambahkan untuk perolehan suara di kecamatan Wedung dia tidak terlalu berat dan yakin jadi . Namun setelah digabung dengan perolehan suara di kecamatan Bonang harapan itu makin tipis karena . Ada calon dari partai lain perolehannya hampir menyamainya. Oleh karena itu dia mengawal khusus perhitungan di PPK Bonang .

“ Alhamdulillah meski selisih kurang dari 100 suara dengan caleg partai lain saya masih diberi kesempatan untuk duduk di kursi dewan lagi. Mohon do’anya agar kami bisa terus amanah menjalankan aspirasi masyarakat di Dapil Wedung Bonang”, kata Fatkhan ,SH menutup sua. (Muin)




BUTUH GARAM KROSOK DARI DEMAK  
HUBUNGI : HAMZAWI ANWAR - 085727809314


Kisah Penunggu Pasien Di Rumah Sakit, Tidur Malam Di Terminal Mayat



Inilah terminal mayat itu

Semarang – Rumah sakit saat ini tidak menyeramkan lagi bagi penunggu pasien . Selain fasilitas yang cukup memadai juga ruangan perawatan tidak kumuh. Namun demikian masih ada juga hal-hal yang membuat mereka takut. Setiap hari disetiap blok ruangan dapat dipastikan ada orang yang meninggal karena tidak tertolong oleh upaya medis.

“ Ya yang namanya rumah sakit ya setiap hari kalau tidak pulang karena sehat ya pulang karena mati. Di blok ruangan  Rajawali dalam satu minggu menunggu disini saya sudah melihat pasien meninggal lebih dari lima orang “, cerita Faizah penunggu pasien yang mengaku berasal dari Demak pada FORMASS belum lama ini.

Faizah mengatakan , pasien yang dibawa ke RSUP Kariadi ini kebanyakan rujukan dari Rumah sakit di seluruh Jawa Tengah. Ada pasien yang datang dari Jepara, Sragen, Boyolali, Rembang , Tegal dan masih banyak lagi yang lainnya. Bahkan beberapa pasien ada yang datang dari luar Jawa seperti Kalimantan , dan juga Sumatera.

“ Kebanyakan yang dibawa disini rata-rata kondisinya sudah parah . Penyakit yang mereka derita juga aneh-aneh sehingga rumah sakit daerah tidak dapat menanganinya. Sehingga jika setiap hari ada yang meninggal itu hal yang wajar “, tambah Faizah.

Melihat itu Faizah mengaku tidak takut meski kadang-kadang kalau malam datang nyalinya juga ciut . Apalagi ketika dalam satu ruangan yang ia tunggui ada pasien yang meninggal . Sebelum meninggal setiap hari dan malam selalu berteriak kesakitan.

Sementara itu satpam jaga di ruangan Rajawali lantai 6 Khoirul juga punya cerita seram dan lucu tentang penunggu pasien di rumah RSUP Kariadi Semarang. Ada aturan untuk penunggu pasien bahwa yang menjaga dalam ruangan hanya satu orang saja. Sehingga penunggu lainnya harus menunggu atau tidur di luar.

Di luar ruangan rawat memang banyak celah atau ruangan yang bisa dibuat tidur atau istirahat. Sehingga beberapa penunggu memanfaatkan ruangan itu untuk tidur kelika malam hari. Ada satu penunggu yang tidur diruangan luar itu pada malam hari ada suara-suara aneh dan terdengar pintu seperti dipukul-pukul. Namun hal itu tidak dihiraukan karena ia menganggap angin yang bertiup yang menimbulkan suara aneh dan juga deritan pintu .



Pagi harinya penunggu itu seperti biasanya ngobrol dengan satpam jaga untuk menghilangkan kebosanannya. Di sela-sela obrolan itu dari ruangan rawat inap keluar ranjang keranda mayat dan menuju ke ruangan luar yang ia buat tidur semalam. Melihat itu iapun kaget bukan kepalang, ternyata kamar yang ia pakai tidur semalam adalah terminal mayat sebelum di turunkan ke kamar jenazah.

“ Nah melihat itu orang itu langsung keluar sumpah serapahnya , sepertinya marah-marah dan menyesal tidur dalam ruangan itu semalam. Dia bilang kalau suara-suara aneh itu penyebabnya ya dari mayat-mayat yang setiap hari diinapkan diruangan itu “, cerita Khoirul pada FORMASS.

Menurut Khoirul yang bertugas hampir satu tahun, setiap hari ia memperoleh banyak cerita dari penunggu pasien yang aneh dan menyeramkan. Namun baginya hal itu tidak menyurutkan nyalinya untuk tetap bekerja sebagai penjaga ruangan di RSUP Kariadi Semarang. Yang terpenting adalah percaya diri dan selalu ingat pada Allah yang maha kuasa.(Muin)

Inilah Daftar 44 Kandidat Anggota Kabinet Jokowi-JK Hasil "Polling",Silakan Disimak



Polling kandidat anggota kabinet presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla yang dibuka di situs www.kabinetrakyat.org telah selesai. Sebanyak 42 calon anggota kabinet dijaring dalam pemilihan tersebut. 
"Kami diterima Pak Jokowi pukul 08.30 WIB pagi tadi. Kami sudah sodorkan nama-nama ini ke beliau," ujar M Rahman, koordinator admin situs www.kabinetrakyat.org, seusai bertemu Jokowi di Balaikota, Jakarta, Kamis (4/9/2014). seperti yang dilansir kompas.com

Berikut daftar 42 kandidat calon anggota kabinet dengan keterpilihan tertinggi:

1. Menteri Pendidikan Nasional: Anies Baswedan dengan 3.032 pemilih.

2. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Poltak Sitanggang dengan 2.753 pemilih.

3. Menteri Perindustrian: Dahlan Iskan dengan 2.604 pemilih.

4. Jaksa Agung: Abraham Samad dengan 2.559 pemilih.

5. Menteri Sekretaris Negara: Maruarar Sirait 2.534 pemilih.

6. Menteri Kesehatan: Ribka Tjibtaning 2.379 pemilih.

7. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Erwin Usman dengan 2.369 pemilih.

8. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Najwa Shihab dengan 2.346 pemilih.

9. Menteri Luar Negeri: Hikmahanto Juwana dengan 2.195 pemilih.

10. Kepala BNP2TKI: Anis Hidayah dengan 2.155 dengan pemilih.

11. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa dengan 2.127 pemilih.

12. Menteri Agama: Komarudin Hidayat dengan 2.111 pemilih.

13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Rieke Diah Pitaloka dengan 2.109 pemilih.

14. Menteri Perumahan Rakyat: Mohammad Jehansyah Siregar dengan 2.102 pemilih.

15. Menteri Dalam Negeri: Basuki Tjahaja Purnama dengan 2.091 pemilih.

16. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan dengan 2.087 pemilih.

17. Menteri Riset dan Teknologi: Yohanes Surya dengan 2.067 pemilih.

18. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat: Tri Rismaharini dengan 2.035 pemilih.

19. Menteri Pemuda dan Olahraga: Adian Napitupulu dengan 1.966 pemilih.

20. Menteri Komunikasi dan Informatika: Onno W Purba dengan 1.966 pemilih.

21. Menteri Koordinator Perekonomian: Faisal Basri dengan 1.897 pemilih.

22. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal: Indra J Piliang dengan 1.894 pemilih.

23. Menteri Pertanian: Dwi Adreas Santosa dengan jumlah 1.888 pemilih.

24. Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN): Usep Setiawan dengan 1.880 pemilih.

25. Menteri Hukum dan HAM: Zainal Arifin Muchtar dengan 1.863 pemilih.

26. Menteri Kelautan dan Perikanan: Hugua dengan 1.859 pemilih.

27. Menteri Pembangunan Perencanaan Negara/Bappenas: Agus Suhartono dengan 1.830 pemilih.

28. Menteri Perdagangan: Marie Elka Pangestu dengan 1.822 pemilih.

29. Menteri Keuangan: Hendrawan Supratikno dengan 1.777 pemilih.

30. Menteri Pekerjaan Umum: Marwan Jafar dengan 1.762 pemilih.
31. Menteri Pertahanan: Mayjen (Purn) TNI TB Hasanuddin dengan 1.759 pemilih.

32. Kepala Badan Intelijen Negara: As'ad Said Ali dengan 1.747 pemilih.

33. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah: Budiman Sudjatmiko dengan 1.743 pemilih.

34. Kepala BKPM: Ichsanoodin Noorsy dengan jumlah 1.634 pemilih.

35. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan: TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dengan 1.624 pemilih.

36. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Wanda Hamidah dengan 1.584 pemilih.

37. Menteri Badan Usaha Milik Negara: Edwin H Sukowati dengan 1.567 pemilih.

38. Menteri Kehutanan: Chalid Muhammad dengan 1.493 pemilih.

39. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Komarudin Watubun dengan 1.315 pemilih.

40. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung Wibowo dengan 1.152 pemilih.

41. Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Budi Arie Setiadi dengan 928 pemilih.

42. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB): Eko Teguh Paripurno dengan 720 pemilih.

Berdasarkan statistik terhadap hasil jajak pendapat tersebut, kandidat menteri yang beragama Islam sebanyak 92 orang dan non-Muslim sebanyak 31 orang. Berdasarkan usia, kandidat menteri yang memiliki usia 60 tahun ke atas sebanyak 11 orang, usia 50-59 tahun sebanyak 42 orang, usia 40-49 tahun sebanyak 48 orang, dan usia 30-39 tahun sebanyak 22 orang.

Dilihat dari latar belakang partai atau nonpartai, sebanyak 71 orang tidak berafiliasi dengan partai politik dan 51 orang berafiliasi dengan partai politik. Sebanyak 32 orang asal PDI-P, 13 orang dari Partai Nasdem, 6 orang dari PKB, dan satu orang asal Partai Hanura.

Jajak pendapat tersebut dimulai sejak 27 Juli 2014 pukul 03.00 WIB hingga 4 September 2014 pukul 00.01 WIB. Jajak pendapat digelar dengan metode satu akun Facebook untuk satu pos kementerian.

Polling memberikan ruang bagi masyarakat memilih usulan di luar daftar yang ditampilkan. Tercatat, jumlah kunjungan ke situs tersebut sebanyak 606.400 akun. Sebanyak 162.788 akun di antaranya memberikan pilihan.

Dari jumlah pemilih itu, sebanyak 105.812 pemilih berasal dari Indonesia. Sementara itu, sisanya berasal dari luar negeri, antara lain Malaysia, Singapura, Taiwan, Inggris, Amerika Serikat, Mesir, dan Arab Saudi.

Menurut Rahman, polling kandidat menteri bagi kabinet Jokowi-JK merupakan bentuk partisipasi rakyat dalam membentuk pemerintahan.

"Jokowi berkali-kali minta agar seluruh rakyat Indonesia memberikan masukan, baik nama, kriteria, maupun arsitektur kabinet. Polling ini menjawab apa yang diminta Jokowi," ujar dia.

Sumber : SATOENEWSDOTCOM

H. Hamzah Asyrofi Sukses Membangun KBIH Karena Menjaga Amanah



Jepara – Nama H. Hamzah Asrofi  (55) bagi sesama pengelola Kelompok Bimbingan Ibadah Haji di Jepara tidak asing lagi. Hamzah yang pernah mukim di Makkah 7 tahunan ini dikenal sebagai pengelola KBIH dengan jamaah terbesar lima tahun terakhir ini. Setiap pemberangkatan haji jamaah yang dikawal ke tanah suci lebih 100 orang dari berbagai wilayah di Jepara. Dan itu terus berulang setiap tahun pemberangkatan haji.

 

“ Alhamdulillah tahun 2014 ini saya membimbing jamaah haji 160 orang , dan kalau tidak ada aral melintang Jum’at 12 September ini berangkat dari pendopo kabupaten tergabung dalam kloter 33 bersama beberapa KBIH dari Jepara “, Ujar Hamzah Asyrofi pimpinan KBIH “ Al-Firdaus yang berkantor di desa Srobyong RT 04 RW 01 kecamatan Mlonggo Jepara pada FORMASS, Senin (8/9).

 

Hamzah mengatakan dia mendirikan KBIH sekitar tahun 2002 setelah beberapa kali mengantarkan jamaah umroh dan haji “sandal jepit”. Selain itu juga di dorong oleh pentingnya bimbingan terhadap jamaah haji yang berusia lanjut dan juga yang kurang memahami tentang ibadah haji. Modal itulah yang mendorong ia mendirikan KBIH Al-Firdaus.

Setamat mondok dibeberapa pondok pesantren di Jawa Tengah , ia berangkat ngaji ke Makkah menimba ilmu  lewat Umroh sandal jepit. Ketika rombongan umroh pulang iapun terus mukim di Makkah menunggu haji sambil ngaji di beberapa ulama di Makkah. Di Makkah iapun ditampung oleh sesama mukimin sehingga ia dapat terus menimba ilmu. Ketika tiba waktu haji iapun melaksanakan ibadah haji.

 

“ Alhamdulillah di sana saya bertemu dengan banyak santri Demak yang sudah menjadi Syeh . Sehingga setiap waktu haji saya bisa melaksanakan ibadah haji sambil membantu syeh yang juga mengatur jamaah haji yang kebanyakan dari Indonesia”, lanjut Hamzah Asyrofi yang kelahiran Demak Kota Wali.



H.Hamzah Asyrofi masuk pendopo dengan motor tahun 2011

 

Dari pengalaman nyantri di Makkah itulah ia tahu manajemen pengelolaan ibadah haji. Meskipun demikian dalam mengelola haji ia juga pernah tertipu oleh sesama lembaga pengelola haji dan umroh. Ketika itu ia belum mendirikan KBIH sehingga jamaah haji yang ia rekrut diikutkan kelompok lain . Ketika akan pelunasan lembaga itu menghilang dengan mengondol uang para jamaah.

 

“ Untungnya ketika kami lacak jamaah haji kami sudah ada visa. Akhirnya kamipun menutup semua uang jamaah yang di bawa lari dengan uang pribadi. Meskipun saya dirugikan namun jamaah kami tetap bisa berangkat. Kami jualkan tiga mobil untuk membayar BPIH yang dibawa lari pengelola haji yang tidak bertanggung jawab itu “, tambahnya

 

Dari pengalaman itulah setelah mengelola KBIH “Al-Firdaus” ini ia selalu menjaga amanah dari para jamaah haji yang diberangkatkan. Berapapun uang yang diterima dari para jamaah haji diterangkan secara transparan penggunaannya. Bahkan ia juga siap mencarikan dana talangan untuk menutup pelunasan BPIH . Untuk pembayaran bisa diatur secara musyawarah.

 

Selain itu dia juga membuka kantor kantor cabang di beberapa kecamatan untuk mendekatkan jamaah dengan KBIH. Beberapa kantor cabang diantaranya di desa Purwogondo untuk kecamatan Kalinyamatan. Desa Jondang untuk kecamatan Kedung . Desa Mantingan untuk kecamatan Jepara dan sebagai koordinasi berpusat di Desa Srobyong RT 04 RW 01. Jamaah tinggal pilih dimana ia akan mengikuti bimbingan atau pelatihan.

 

“ Dalam setiap pelatihan kami selalu datang ke kantor cabang untuk memastikan koordinasi kami dengan para jamaah. Sehingga mereka benar-benar mendapat bimbingan tentang ibadah haji, kami mengatur jadwal agar bisa face to face dengan jamaah “, kata Hamzah yang dulu pernah berusaha dibidang perkayuan.

 

Hamzah mengatakan keberhasilan merekrut jamaah terbesar di tahun 2014 bukan hasil jerih payahnya semata. Namun hal itu merupakan kerjasama dalam satu tim . Selain itu juga dari menjaga amanah yang telah diberikan jamaah pada tahun-tahun sebelumnya . Mereka akan menjadi pemasar-pemasar tanpa bayaran setelah mengalami perjalanan haji dengan rombongannya.


Kerudung hijau ciri khas seragam KBIH "Ak-Firdaus"

 

Oleh karena itu ketika dalam Forum Komunikasi antar KBIH ada usulan membagi jamaah . Dia kurang menyetujui usulan tersebut hal ini berkaitan dengan kinerja KBIH itu sendiri. Selama KBIH kinerjanya bagus dalam melayani jamaah maka KBIH itu tidak akan ditinggal oleh para jamaahnya. Ini terbukti pada KBIH yang ia pimpin.

 

“ Kinerja itu diawali dengan pembimbingan di tanah air di mulai dengan pengawalan berkas-berkas, pelatihan , pelunasan dan persiapan. Di tanah suci juga demikian bagaimana para jamaah haji itu bisa beribadah dengan aman ,lancar dan sempurna. Sampai di tanah air kembali juga kita kawal terus “, papar Hamzah yang pernah mondok di Magelang dan Kediri.

 

Nah bagi calon haji di Jepara yang akan berangkat haji tahun 2015 fihaknya dengan pintu terbuka menerima kedatangan para calon jamaah haji di kantornya. Selain itu petugas dari KBIH juga siap menjemput ke rumah memberikan informasi selengkapnya mengenai bimbingan ibadah haji di KBIH “ Al-Firdaus”. Untuk jelasnya bisa datang ke secretariat di desa Srobyong RT 04 RW01 Mlonggo Jepara atau kontak di no HP : 085 290 375 959(Muin)


Senin, 01 September 2014

Cara Berbelanja On-line Buku “Jurus Ampuh Mengatasi Oknum Wartawan Nakal”


Di era teknologi canggih, informasi berbagai pelosok dunia bisa ditangkap dalam waktu hanya sekejap. Dunia yang demikian luas seakan-akan berubah menjadi hanya sebuah kampung besar. Konflik-konflik menarik yang terjadi antara kubu Partai Demokrat dan Partai Republik di negeri paman sam Amerika Serikat dengan cepat bisa menyebar ke seluruh penjuru dunia. 

Unjuk rasa anti Presiden Amerika Serikat George Bush di Australia, saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi OPEC di Negara kanguru tersebut, juga bisa dengan sekejap menyebar ke seluruh pelosok dunia.
Demikian pula kejadian-kejadian di Indonesia, dengan cepat pula bisa tersebar di belahan penjuru dunia. Hal itu tidak terlepas dari peran dan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih seperti sekarang ini.

Akibat perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, berbagai peristiwa yang terjadi di seantero dunia, gampang diketahui oleh publik. Apakah peristiwa tersebut bersifat positif atau negatif, hampir seluruhnya tidak ada yang bisa ditutup-tutupi.

Jika peristiwa yang terjadi dan lantas tersebar luas di kalangan publik tersebut adalah peristiwa bernada positif, tentu akan menyenangkan bagi yang bersangkutan. Namun sebaliknya, apabila peristiwa atau kejadian tersebut berkonotasi negatif, tentu saja amat menjengkelkan pihak yang terkait. Pihak yang merasa dirugikan akibat peristiwa yang diketahui publik tersebut, akan marah, jengkel atau sedih berkepanjangan.

Jika wartawan yang meliput peristiwa tersebut adalah wartawan profesional, atau wartawan dalam arti yang benar, maka dia akan berusaha melakukan liputan secara lugas, detail tapi seimbang. Wartawan profesional akan menyajikan berita yang komplit, variatif, dengan didukung data-data yang benar dan akurat. Jika memang ada pihak-pihak tertentu yang terlibat kasus negatif dan berefek tidak menyenangkan bagi yang bersangkutan, wartawan profesional akan menyajikannya jika memang semua info yang diterima berdasarkan fakta dan data yang akurat. Jadi tulisan wartawan profesional, sama sekali jauh dari gosip, melainkan didasari adanya data dan fakta yang bisa dipertanggung-jawabkan.

Sebaliknya jika yang bersinggungan dengan kasus negatif tersebut adalah wartawan gadungan atau wartawan nakal, maka beritanya bisa dieksploitasi sedemikian rupa. Di tangan wartawan nakal, pemberitaan bisa diubah menjadi sangat bombastis dan terlalu banyak bumbu. Para wartawan gadungan memiliki target tertentu, yakni memojokkan sedemikian rupa nara sumber yang sedang bermasalah. Harapan para wartawan gadungan atau wartawan nakal, setelah narasumber terpojok, maka akan mudah dilakukan negoisasi, dan ujung-ujungnya adalah keluar duit dalam jumlah yang tidak sedikit.

Dalam bukunya Jurus Ampuh Mengatasi Oknum Wartawan Nakal”, Drs H Muhammad Zen juga melampirkan Undang-Undang Tentang Pers dan Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI), yang menyebut antara lain bahwa “Wartawan Indonesia tidak menerima suap dan tidak menyalahgunakan profesi”. 


Bagi yang ingin membaca dan memiliki 

 Jurus Ampuh Mengatasi Oknum Wartawan Nakal”, Drs H Muhammad Zen
  
Tahun terbit: 2009 
Cetakan      : Cetakan ke 7 tahun 2011
Penerbit: Cakrawala Media Publisher
Jumlah halaman: xii + 197 halaman
Ukuran: 15 x 21 cm
ISBN: 978-979-17242-1-0

Harga: Rp 50.000 + ongkos kirim

PEMESANAN:
 
Kirim SMS ke 085641629350  dengan format:

Pesan buku - JURUS AMPUH  - nama Anda - alamat lengkap Anda (termasuk nama kecamatan dan kode pos)- Jumlah

Contoh : Pesan buku - JURUS AMPUH - MOH. ARDANS - DESA KEDUNGMUTIH RT 02 RW 02 KEC.WEDUNG KAB DEMAK 59554-1

selanjutnya kami akan kirimkan informasi berapa uang yang harus dikirimkan pada rekening kami yaitu :

Nama : FATKUL MUIN
Bank : BRI UNIT PECANGAAN KULON JEPARA
NO REK : 5895-01-000092-53-8

Selesai kirim konfirmasi via SMS ke : 085641629350 dengan menyertakan
Nama , Alamat lengkap andakembali untuk pengiriman Buku  selanjutnya ,
Demikian yang kami sampaikan atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih