Tampilkan postingan dengan label koperasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label koperasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Maret 2014

RAT KSP “ Margi Rahayu” Kedungmutih Tutup Buku 2012 Meriah dan Lancar

Suasana RAT KSP "Margi Rahayu"

Demak - KSP ( Koperasi Simpan Pinjam ) “ Margi Rahayu” desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak , Jum’at (28/3) mengadakan RAT tutup buku 2013. Acara Rapat tahunan itu rutin dilaksanakan dalam rangka laporan kepada seluruh anggota . Selain dihadiri oleh pengurus, pengelola pengawas , anggota juga tamu undangan dari Kantor Koperasi Demak.

Zaenal Fathoni Ketua KSP “Margi Rahayu” Kedungmutih pada demakpos mengatakan, RAT rutin dilaksanakan setiap tahun sekali. Untuk tahun ini waktunya agak mundur dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan banjir beberapa waktu yang lalu .

“ Banjir kemarin kantor Keperasi kami kemasukan air , hal itu mengganggu persiapan RAT . Tapi Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanakan RAT sebagai pertanggungjawaban kami pada anggota semuanya”, kata Zaenal Fathoni.

Hamdan Kades Kedungmutih serahkanm doorprize


Dijelaskan oleh Zaenal , KSP “ Margi Rahayu” dulunya KSU yang berdiri pada tahun 1999 dengan jumlah anggota pendiri 50 an orang. Dengan modal awal sekitar 3 juta rupiah. Anggotanya adalah para nelayan, petani,pedagang dan juga wirausaha lainnya.

Namun setelah mengalami perkembangan lebih dari 15 tahun pada tahun 2013 berubah menjadi KSP sesuai dengan UU No: 17 tentang perkopersian. Jumlah anggotanya juga berkembang lebih dari 400 orang . Adapun wilayah kerjanya meliputi seluruh propinsi Jawa Tengah.

“ Awal berdiri memang hanya sebatas kabupaten Demak saja, dalam perkembangan kita melayani anggota di luar kabupaten Demak. Ada yang dari Kudus, Jepara, dan juga lainnya”, kata Zaenal yang guru SD Kedungmutih.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus dan BP tahun buku 2013 acara tersebut juga membahas RAPB dan juga Rencana Kerja tahun 2014. Sesi lain yang cukup menarik dari RAT ini adalah pembagian SHU ( Surplus Hasil Usaha ) masing masing anggota sesuai dengan jumlah modal yang ada di koperasi.

Secara keseluruhan   RAT tutup buku 2013 KSP “ Margi Rahayu” berjalan lancar sesuai dengan acara yang ditetapkan. Diawali pembacaan laporan pertanggungjawaban, tanggapan dari anggota  , pengesahan dan ditutup dengan do’a.

Anggota Yang hadir dapat Sovenir payung cantik

Dalam Rapat Anggota Tahunan itu juga digelar pembagian doorprize kepada anggota yang hadir berupa Kompor gas, Magis com, Magic Jar , Termos dan juga setrika kepada anggota yang beruntung. Untuk anggota semuanya pengurus memberikan kenang-kenangan berupa payung. (Muin)

Koperasi Harus Sejahterakan Anggotanya

Supriyadi dari Kantor Koperasi Demak

Demak - Koperasi didirikan dengan tujuan untuk kesejahteraan anggotanya . Oleh karena itu jangan hanya mengejar SHU ( Surplus Hasil Usaha) yang besar tetapi mengabaikan kepentingan dan kesejahteraan anggota. Ukuran keberhasilan koperasi bukan dari SHU yang tinggi namun sebatas mana koperasi itu dapat menyejahterakan anggota.

“ Selain itu koperasi harus sehat , hal itu bisa dilihat dari laporan keuangan setiap RAT seperti ini. Mudah-mudahan KSP “ Margi Rahayu” ini terus dapat menyejahterakan anggotanya “, kata Supriyadi pejabat dari Kantor Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Demak di acara RAT KSP “ Margi Rahayu” Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak, Jum’at (28/3).

Selain itu koperasi harus menaati segala aturan yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang tentang perkoperasian dan juga peraturan pemerintah. Diantaranya harus berbadan hukum , dan juga mempunyai SOP dan SOM dalam rangka menjalankan usaha.

Jika semua itu dilaksanakan maka perjalanan koperasi dalam rangka melayani anggotanya akan lancar. Dalam perjalanan tidak ada hal-hal yang membuat kerugian koperasi. Oleh karena itu masing-masing harus menempatkan perannya masing-masing.

“ Dari pengalaman yang ada hancurnya koperasi bukan karena kelalaian anggotanya , namun kebanyakan dari kelalaian pengurusnya. Saya berharap pengurus KSP ini selalu amanah menjalankan tugasnya”, harap Supriyadi.

Selain itu Supriyadi berpesan kepada pengurus untuk selalu hati-hati dan waspada dalam menjalankan usaha simpan pinjam. Usaha Simpan Pinjam mempunyai resiko yang tinggi .Oleh karena itu harus teliti berkaitan dengan keabsahan jaminan peminjam.

“ Beberapa waktu yang lalu ada salah satu koperasi di Demak kebobolan karena sertifikat yang diagunkan merupakan sertifikat palsu. Hal ini menimbulkan masalah ini jangan sampai terjadi lagi kasus semacam itu “, pesannya.


Menutup sambutannya Supriyadi mengharapkan adanya kepedulian semuanya baik pengelola , pengurus, pengawas dan anggota untuk kemajuan koperasi. Jika semua dijalankan menurut aturan yang ditentukan koperasi benar-benar bisa menyejahterakan anggota dan juga mampu menggerakkan ekonomi warga di sekitarnya. (Muin)


Kamis, 26 Desember 2013

Di Koperasi “Margi Rahayu “ , Musim Hujan Gadai Emas Naik Drastis

Kantor KSU Margi Rahayu

Demak - Datangnya musim hujan tahun ini membuat beberapa lembaga keuangan kebanjiran nasabah. Selain bank lembaga ekonomi mikro seperti koperasi juga ramai oleh datangnya anggota. Mereka rata-rata mengajukan pinjaman untuk belanja kebutuhan sehari-hari manakala laut dan tambak tidak menghasilkan karena ombak.

Seperti halnya Koperasi “Margi Rahayu “ desa Kedungmutih kecaamatan Wedung kabupaten Demak. Setiap hari tiada sepi dari anggota yang mengajukan pinjaman. Karena untuk biaya hidup disaat sepi maka jumlah pinjaman mereka tidak besar. Selain itu mereka kebanyakan menggunakan jaminan emas yang prosesnya cukup cepat.

“ Tidak lebih dari 5 menit pengajuan mereka kami setujui asal emas ada suratnya langsung kami taksir. Jika emas tidak ada surat maka minta surat taksiran emas pada toko emas “, kata Harun Arrosyid bagian taksir jaminan emas pada FORMASS, Kamis (26/12).

Harun Arrosyid mengatakan musim penghujan pembiayaan gadai selalu naik. Oleh karena itu fihaknya telah menyediakan dana lebih untuk mencukupi kebutuhan nelayan dan petani tambak. Jumlah pembiayaan mereka tidak banyak paling antara Rp 500 ribu – Rp 1 Juta . jangka watunya juga tidak lama paling 3 bulan sudah dilunasi.

“ Untuk musim penghujan yang mulai pada bulan Desember ini kenaikan pengajuan sekitar 10 – 15 anggota. Rata-rata mereka para nelayan yang tidak bisa melaut karena ombak “, tambah Harun.

Hamzawi Anwar, BA Manager Koperasi “ Margi Rahayu “ ditemui di ruang kerjanya mengatakan. Memang pembiayaan dengan jaminan emas merupakan salah satu produk Pinjaman di Koperasinya. Anggota bisa mengajukan pinjaman berapapun asal jaminan bisa mengcover pinjaman tersebut.

“ Rata-rata pengguna pembiayaan gadai emas adalah para nelayan, petani tambak dan juga bakul ikan. Dia membutuhkan uang denga cepat dan juga pengembalian tanpa angsuran bulanan. Jika mereka dapat uang pinjaman langsung ditutup “, papar Hamzawi Anwar.

Koperasi “Margi Rahayu” menurut Hamzawi dirintis pada tahun 1999 yang lalu. Dalam jangka lebih 15 tahun koperasi ini telah melayani anggota dengan berbagai profesi . Ada Nelayan. Petani, Pedagang, Pegawai dan buruh. Asset awal pendirian dibawah 50 juta rupiah , pada akhir tahun 2013 asset sudah mencapai 3 Milyar rupiah.

Asset sebanyak out diperoleh dari simpanan Anggota , Kekayaan sendiri dan juga hutang pada Bank dan lembaga keuangan lainnya. Pada awal pendirian koperasi ini halanya melayani anggota di seputaran kabupaten Demak saja. Namun sejak tahun 2010 koperasi ini sudah diperbolehkan beroperasi di wilayah Jawa Tengah karena telah di PAD.


“ Mudah-mudahan tahun 2014 usaha koperasi kami bertambah lancar . harapan kami ke depan bisa membuka kantor Cabang agar lebih berkembang dan pendapatan meningkat”, kata Hamzawi yang berkantor di Kios Pasar baru Blok A-1 Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak. (Muin)