Tampilkan postingan dengan label Kuanyar.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuanyar.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Desember 2013

Mampir ke “Karya Utama” Seluler Kuanyar Conter Serba Ada

Santoso sedang bekerja

Jepara – bagi warga desa Kuanyar kecamatan Mayong tidak akan asing lagi dengan “Karya Utama” Seluler. Toko yang terletak di jalan raya Kalipucang – Mayong menjadi jujugan warga yang butuh berbagai kebutuhan yang ada kaitannya dengan seluler.

Selain mengisi pulsa , cetak foto , bayar rekening listrik. Toko ini juga menyediakan jasa servis HP . Tidak itu saja disini juga menyediakan berbagai macam asesori HP dan waktu-waktu tertentu juga menyediakan HP dan modem second.

“ Ya saya membuka conter ini sudah lebih 5 tahun. Dulunya saya membuka di jalan besar Kudus Jepara seputaran Mayong. Namun karena rumah sendiri di dekat jalan dan mulai ramai coba buka dan Alhamdulillah sampai sekarang jalan “, aku Santoso pemilik conter “ Karya Utama” pada FORMASS Kamis (26/12).

Counter Karya Utama Kuanyar


Santosa mengatakan keahliannya dalam bidang seluler ini hasil dari outididak dan juga sharing dengan teman-teman satu profesi. Awalnya mencoba-coba jika ada kesulitan dia bertanya pada temannya. Berkat ketekunannya itu dia bisa mencetak foto , servis Hp dan juga barang elektronik yang lainnya.

“ Salah satu cara ya lewat ngebreak ini . Setiap hari saya ngobrol dan berdiskusi dengan teman-teman seprofesi di udara. Jika ada problem dimintakan bantuan. Begitu juga jika ada barang yang dijual atau beli bisa dilewatkan udara “, kata Santoso yang akrab di udara dengan panggilan Kek Po.

Kek Po mengatakan dari usaha menunggui conter selulernya bisa mencukupi kebutuhan harian rumah tangganya. Yang pasti masuk adalah dari penjualan pulsa , jasa pembayaran rekening listrik dan cetak foto. Sedangkan untuk servis HP dan juga jual beli barang elekronik second masuknya hanya waktu tertentu saja.



“ Alhamdulillah dari jaga conter ini kita bisa mencukupi kebutuhan harian . Oleh karena itu kita harus bersyukur apa yang bisa kita lakukan. Yang penting setiap hari ada masukan untuk keluarga “, tambah Santoso.

Memang di seputaran Kuanyar dan sekitarnya conter Kek Po kelihatan lebih komplit ketimbang lainnya. Letaknya yang cukup strategis membuat conter ini mudah dilihat oleh orang lewat. Selain itu dengan pelayanan yang ramah membuat pelanggan betah dan mampir ke conter ini.


Nah bagi pembaca di seputaran Kuanyar kecamatan Mayong yang butuh jasa akan seluler bisa mampir ke conter ini. Anda bisa beli pulsa , bayar rekening listrik, cetak foto , servis HP dan juga jual beli HP baru atau bekas. (Muin)





Sabtu, 21 Desember 2013

Pak Zarkoni : Ketua RT Kerja Sosial Tanpa Bayaran

pak zarkoni

Jepara – Bagi Zarkoni warga desa Kuanyar kecamatan Mayong kabupaten Jepara kerja sebagai ketua RT adalah kerja social. Meskipun cukup merepotkan namun jabatan sebagai ketua RT ini dijalani dengan senang hati. 

Jika dihitung jabatan itu dilakoni lebih 20 tahun dengan banyak permasalahan.
Karier sebagai ketua RT berawal dari ayahnya dulu sebagai Ketua RT dikampungnya. Kala itu dia diberi tugas sebagai sekretaris RT membantu ayahnya . Namun setelahnya ayahnya uzur karena usia iapun didaulat warga untuk menduduki jabatan itu.

“ Ya di katakan senang ya senang. Dikatakan susah ya susah . Menjadi ketua RT bagi saya amanat yang harus dijalankan meski tidak ada bayaran seperti halnya perangkat desa “, kata Zarkoni (47) ketua RT 05 RW 03  yang akrab dipanggil pak gandul oleh temannya sesama pengebreak.

Menjadi ketua RT menurut Pak Gandul banyak suka daripada dukanya. Oleh karena itu meskipun dari segi financial tidak ada apa-apanya. Namun dari segi kemanusian banyak sekali manfaatnya. Terutama dalam bertetangga dan bermasyarakat.

Oleh karena itu dia berprinsip bila warga masih membutuhkan tenaganya. Ia akan terus mengabdi dan berhidmat kepada desa dan masyarakat dilingkungannya. Namun demikian dia mempunyai usulan agar tercipta ketertiban administrasi maka ada anggaran khusus untuk RT setiap tahunnya.

“ Dana itu nantinya bisa digunakan untuk melengkapi administrasi di tingkat RT misalnya untuk membeli buku , alat tulis dan keperluan adminstrasi lainnya. Sementara ini kita nombok terus”, papar Zarkoni.

Untuk tahun 2013 ini lingkungannya mendapatkan jatah dari pemerintahan desa  Kuanyar perbaikan jalan kampung. Dana tersebut kemudian ditambah dengan swadaya masyarakat diwujudkan dengan betonisasi jalan. Meski baru satu jalur namun hal ini cukup membantu masyarakat.

“ Alhamdulilah selain mengeluarkan swadaya masyarakat berupa uang. Warga juga bergotongroyong dalam pengerjaan betonisasi jalan kampung ini “ kata pak Zarkoni sambil menunjukkan jalan kampung  yang telah diperbaiki. (Muin)




Kamis, 06 Juni 2013

Produk Konfeksi Bang Rohmat Kuanyar Sudah Sampai Ke Luar Jawa

Desa Kuanyar kecamatan Mayong kabupaten Jepara saat ini menjadi salah satu desa konfeksi yang cukup menonjol , hasil karya warga desa yang berupa pakaian jadi seperti celana pendek, celana ¾ , kaos 
Bahan lain yang berbahan baku lain telah menyebar di pasaran local maupun antar pulau. Pesatnya usaha konfeksi yang dirintis oleh 1 – 2 orang saja 10 tahun yang lalu , kini menjadi usaha yang melebar yang melibatkan tak kurang 20 pengusaha kecil sampai besar yang diakibatkan oleh etos kerja yang cukup tinggi dari warga.

Pengusaha sebagai pemilik usahas selalu mencari inovasi-inonasi baru , agar hasil karya mereka itu tetap diminati oleh konsumen dimana saja mereka berada . Sedangkan para pekerja selalu tekun dan rajin dalam menggeluti pekerjaannya sehingga barang konfeksi yang dihasilkan selalu diterima pasar dan laku dijual. 

“ Saya sendiri tidak dapat mengoperasikan alat maupun lainnya, semua saya pekerjaan produksi serahkan anak-anak. Namun untuk model atau gambar di celana pendek ini saya selalu mencari hal-hal yang baru misalnya untuk dikirimkan ke Bali maka tulisan-tulisan atau gambar harus bernuansa bali. Selain itu jika pangsa pasarnya untuk anak-anak maka gambarnya pun yang ngetrend saat ini seperti Si Madun, Gajah Mada, kian santang  dan yang lainnya “, ujar Rohmat (43) salah seorang pengusaha konfeksi yang mengkhususkan pembuatan celana pendek untuk anak-anak dan juga dewasa.


Karyawan bagian pemotongan

Rohmat yang mengaku usahanya dari nol , karena modal awal adalah pinjaman dari BRI sebesar 2 juta yang hanya mendapat satu mesin dan beberapa meter kain saja , pekerjanyapun hanya 1 orang dan berawal tahun 2004 yang lalu. Namun di pertengahan tahun 2010 ini usahanya telah berkembang cukup lumayan , selain jumlah karyawannya saat ini bertambah menjadi 40 orang juga peralatan untuk produksi juga bertambah banyak.

Dalam waktu 2 -3 hari dia dapat mengirimkan barang konfeksi berupa celana pendek 4 – 5 karung , yang setiap karungnya bernilai lebih dari 1 juta rupiah. Selain bekerja di rumahnya di jalan raya Mayong – Kalipucang , banyak pula karyawannya yang mengambil bahan baku saja kemudian penjahitannya dilakukan di rumah masing-masing. Selain itu dia juga mempunyai mitra usaha lainnya , yaitu jasa sablon kain dan juga bordil untuk disain tulisan atau gambar yang tertera dalam celana pendek agar indah di pandang mata.


Produk celana siap kirim

Untuk pemasarannya Rohmat yang telah cocok dengan usaha pembuatan celana ini , mengaku tidak kesulitan karena selain mempunyai tenaga khusus pemasaran ke daerah Bali dan sekitarnya ,dia juga memasarkannya ke daerah Jepara dan sekitarnya. Selain itu ada pula bakul-bakul pasar disekitarnya yang mengambil dagangan hasil produksinya. Untuk harga jual dia menjamin harga yang dipatoknya cukup bersaing dibandingkan dengan yang lain, selain itu dia tidak membedakan untuk pengambilan besar maupun partai kecil .

 Untuk produk berupa Celana Mata Kucing yang diperuntukkan untuk dewasa satu potong Rp 17.500 dan satu Kodinya Rp 350.000, ada pula yang lebih ekonomis perpotong Rp 14.000 dan perkodinya Rp 280.000,-. Sedangkan celana pendek untuk anak-anak rata-rata harga per potongnya Rp 12.000,- dengan model dan gambar yang bermacam-macam. Selain disain ukuran atau gambar yang sudah ada fihaknya juga tidak menutup kemungkinan adanya pesanan dari konsumen , sehingga untuk harganya bisa negoisasi lebih lanjut.

“ Sementara ini yang sudah menjadi langganan kami yaitu pemasok asli Kudus yang dipasarkan ke Pulau Bali setelah saya cek kesana produk ini cukup laris di pulau Dewata ini dan harganya di sana cukup bagus sehingga penjual untungnya hampir separohnya. Selain itu kami juga punya buyer dari Makasar yang setiap saat  order pada kami . Oleh karena itu bagi pembaca di seluruh tanah air yang ingin memesan celana pendek produk kami dapat berhubungan secara langsung dengan kami “, ujar Rohmat setengah berpromosi.


Pak Rohmat tunjukkan hasil celana 

Mengenai kendala dari usaha konfeksi di desa Kuanyar ini menurutnya adalah masih kurangnya mesin border otomatis untuk disain gambar atau tulisan yang sangat diperlukan oleh pengrajin. Saat ini di desa Kuanyar baru ada 1 mesin border milik salah seorang pengusaha yang cukup besar disana, fihaknya bersama teman-teman jika musim pesanan banyak sering antri sehingga jadwal pesanan banyak terlambat.

Harapan dia dan juga teman-teman pengusaha kecil lainnya kalau bisa pemerintah liwat dinas terkait mencarikan jalan keluar agar produksi pengrajin konfeksi di Kuanyar untuk border bisa lancar. Misalnya dengan memberikan pinjaman lunak untuk pembelian alat border yang nilainya lebih 200 juta setiap unitnya itu , yang nantinya alat tersebut di kelola kelompok yang terdiri dari beberapa pengusaha kecil. Dari uang jasa border tersebut nantinya dapat dipergunakan untuk mengembalikan pinjaman peralatan tersebut, pada waktunya nanti alat border tersebut bisa menjadi milik kelompok.


karyawan bagian penjahitan

“ Selain alat bordir tersebut yang penting juga adalah penyuluhan masalah produksi , managemen dan juga pemasaran dengan adanya penyuluhan dari pemerintah itulah nantinya terbentuk pengusaha yang solid dan mampu bersaing dengan hasil produksi yang sama dari luar negeri. Bahkan kalau dapat celana pendek atau hasil konfeksi lainnya dapat di ekspor ke luar negeri “ harap Rohmat sambil menata hasil produksinya yang siap dikirimkan. (FM)

Bila pembaca ingin tahu lebih lanjut dan bekerjasama dengan Rohmat dapat menghubungi nomor HP : 0821 3581 6815

Fatkhul Muin 
Pengelola Blog : Pusat Informasi Masyarakat Pesisir (http: www.For-Mass.Blogspot.com)