Tampilkan postingan dengan label Humas Polres Demak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humas Polres Demak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Beruntung !!! Hilang 4 tahun Korban Amuk Massa Bertemu Dengan Keluarga

Penyerahan Korban Amuk Massa

Demak – Berita Hoak tentang adanya penculikan anak yang terhembus di media social  membuat  masyarakat curiga pada orang asing. Apalagi ditambah dengan kondisi yang mirip dengan berita hoak itu. Sehingga membuat  warga lupa diri dan cenderung anarkhis.

Seperti yang terjadi di desa Banyumeneng kecamatan Mranggen dikabarkan adanya amuk massa terhadap orang yang dicurigai menculik anak. Namun setelah di periksa orang tersebut adalah orang yang sedang kehilangan ingatan.

Namun hal itu juga berbuah keberuntungan karena  hari Senin (  27-03-2017 ) pukul 12.15 wib. Telah berlangsung giat penyerahan Korban yang diduga hilang ingatan  yang  diamuk assa di Desa Banyumeneng . Adalah  Suwono warga  Dusun  Wonogriyo Desa  Pusungmalang kecamatan  Puspo kabupaten  Pasuruan Jawa Timur.

Penyerahan korban amuk massa itu secara resmi diterima pihak keluarga yang diwakili kepala desa Pusungmalang kecamatan  Puspo kabupaten  Pasuruan   Ahmad Baidowi. Dalam kesempatan itu fihak keluarga mengucapkan terima kasih pada Kapolsek Maranggen dan jajarannya atas semuan bantuan yang diberikan.

Karena kejadian amuk massa itu fihak keluarga bisa menemukan keberadaan keluarga yang telah hilang. Oleh karena itu tidak ada tuntutan hukum oleh fihak keluarga . Dengan kejadian ini Suwono yang telah meninggalkan rumah tanpa pamit selama 4 tahun bisa kembali dengan keluarga di Jawa Timur.
Himbaun dari Polres Demak kepada waarga masyarakat jangan main hakim sendiri, jika ada orang yg mencurigakan segera hubungi  kades biar kades menghubungi Polsek/Polres. Jika terjadi salah sasaran akan merugikan semua fihak . Apalagi    orang yang tak berdosa akan menanggung penderitaan. (Sumber: Sutomo Tomo )




Minggu, 14 September 2014

Tertangkap Basah Lagi Nyuri Tas , Maling Di Gebuki Masa


Tersangka diinterogasi petugas kepolisian ( Foto : Humas Polres Demak )


Demak - Nasib sial menimpa Suharto, 29 tahun, Warga desa Plumbon kec. Ngawen kabupaten  Blora. Dia yang  mengaku lagi ziarah itu jadi bulan-bulanan warga karena tertangkap basah mencuri tas sesama peziarah. Untung di dekat   makam Sunan Kali Jaga Demak ada pos polisi. Akhirnya  Polisi mengamankan tersangka dan dibawa ke Mapolres Demak.

Sumber di Polres Demak mengatakan . awalnya tersangka mengaku berziarah di Makam Sunan Kalijaga Demak , sehabis sholat subuh duduk Ia diserambi masjid Kadilangu. Di tempat itu ia  tertarik ada tas yg ditinggalkan oleh pemiliknya yg sedang melakukan sholat subuh.  Sambil tengok kanan kiri fikirnya aman , Suharto lalu mengambilnya dibawa pergi begitu saja .

Namun baru saja ia melangkahkan kaki sekitar 10 meter ia diteriaki maling ….. maling …. Maling oleh warga sekitar. Iapun tidak berkutik seterus beberapa bogem mentah mendarat di wajah dan tubuhnya. Untungnya lokasi masjid berdekatan dengan Pos Polisi Kadilangu . Selanjutnya tersangka diamankan polisi.

“ Tersangka tidak tahu jika gerak-geriknya diawasi oleh beberapa warga, sehingga baru saja melangkah iapun di grebeg oleh warga “, tambah sumber di Polres Demak .(Muin)



Haji Aman dan Lancar bersama KBIH " Al-Firdaus" Jepara hubungi di  085 290 375 959