Rabu, 29 Maret 2017

Khasis Abadi Kerjanya , Menjadikan Pandangan Mata Jadi Cerah


Jepara  -  Seribu satu cara untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan keluarga. Ada beragam pekerjaan yang bisa ditekuni untuk tetap bertahan hidup. Seperti halnya pak Khasis Abadi warga desa Pulo Darat kecamatan  Pecangaan ini. Profesinya kini adalah menjadikan pandangan mata kita menjadi cerah atau terang benderang.

Sudah banyak orang yang  di buat senang karena dia. Awalnya pandangan mata tidak jelas , untuk membaca sulit setelah ia tangani semuanya selesai. Pandangan mata jadi terang dan membacapun lancar. Saat ini pak Khasis berprofesi sebagai sales kacamata. Ia keliling kampung mencari pelanggan untuk dibuatkan kaca mata agar pandangan dunia menjadi cerah dan terang benderang.

“ Orang menganggap kaca mata tidak penting , padahal mata adalah jendela dunia kita bisa melihat keindahan dunia lewat mata. Namun demikian orang jarang merawat atau memelihara matanya. Padahal setiap tahun oring pasti beli baju baru . Namun ketika orang harus pakai kaca nata kenapa jadi eman-eman “, kata pak Khasis Abadi pada kabarseputarmuria.com

Khasis mengatakan , sebenarnya untuk merawat mata tidaklah mahal , sekali buat kacamata untuk bertahun-tahun. Oleh karena itu ia sering keliling kampung untuk memberikan pengertian kepada warga masyarakat. Terutama yang tua-tua pasti kesulitan untuk melihat sesuatu yang dekat dan kecil . Iapun menawarkan beragam kaca mata plus untuk mereka . Ada yang bagus harganya mahal namun ada yang ekonomis harganya murah.

“ Untuk harga kaca mata seperti ini relative bisa mahal dan juga bisa murah tergantung kondisi barang baik lensa maupun frame , ada yang cuma Rp 100 ribu  lensa sam frame , namun juga ada yang mencapai jutaan rupiah seperti ini “, kata Khasis menunjukkan satu kaca mata pesanan pelangannya yang harganya cukup mahal.

Dalam melayani pelanggannya Khasis memberikan bonus tes mata kepada siapapun . Jika ia dating siapapun bisa tes mata padanya . dari tes mata itu nanti ketemu normal atau tidak . Perlu kacamata atau tidak. Soal beli kaca mata atau tidak ia tidak masalah. Membeli itu jika mempunyai uang , jika belum punya kapan-kapan bisa mengundang dirinya lagi.

“ Saat ini anak-anak banyak yang tidak normal kondisi matanya , penyebabnya adalah menonton televisi dan juga HP sehingga jika dites kebanyakan mereka itu banyak yang min setengah atau kadang lebih “, tutur Khasis.

Dalam melayani pelanggannya pak Khasis mengatakan, pembelian kacamata bisa langsung kontan atau cara angsuran. Jika angsuran misalnya harga kacamata Rp 300 ribu , biasanya pelanggan membayar separuhnya dulu sedangkan  sisanya dilunasi dalam jangka waktu satu atau dua bulan. Meski satu dua pelanggannya ada yang ngemplang tidak membayar . Tetapi cara angsuran ini masih terus ia lakukan.

“  Ya gimana lagi ya yang namanya orang , jika untuk membeli baju atau yang lain tidak eman-eman namun ketika giliran beli kaca mata mereka enggan mengeluarkan uang.Padahal kaca mata ini juga dalam rangka menjaga kesehatan mata “, tambah Khasis.

Dulu sebelum terjun sebagai sales kaca mata Khasis pernah sebagai sales jamu di Semarang. Namun karena target yang cukup berat maka pekerjaan itupun ia tinggalkan. Ia pulang kampung dan memulai usaha baru dengan berjualan kaca mata . Pekerjaan berjualan kaca mata ini sudah ia tekuni lebih 10 tahun . Pelanggannya ratusan orang dan setiap waktu bertambah.

“ Ya yang namanya pekerjaan tentu banyak suka daripada dukanya mas , diantaranya sukanya banyak kenalan dimana-mana . Kalau dukanya ya ketemu pelanggan jika ditagih marah-marah “, kata pak Khasis sambil memberikan nomor HPnya  085327179172 (OPTIK MULIA PULO DARAT). (Muin)


Selasa, 28 Maret 2017

514 Tahun Demak , Demak Maju dan Berharap Menasional



 
Bupati dan Wakil Bupati
Demak -  Rabu (29/03/17) pukul 07.45 wib s/d selesai, bertempat di Alun-alun Demak telah berlangsung Upacara hari jadi Kab.Demak dengan tema "Kita Bulatkan Tekad Membangun Disegala Bidang Demi Terwujudnya Masyarakat Demak Sejahtera".

Selaku Irup adalah Bupati Demak HM Natsir SAg, MM, MPd, Komandan Upacara Afif Taufiqqurohman, dan perwira upacara adalah Drs Agus Musafaq MSi. Giat upacara diikuti oleh personil TNI, Polri, Satpol, Dishub, Linmas, PNS, Tagana, Senkom, Mahasiswa, dan pelajar lk 800 orang.

Upacara dihadiri oleh Bupati Demak HM Natsir SAg, MM, MPd, Wabup Demak Drs H. Jako S  Dandim 0716/Demak Letkol Inf Agung Udayana SE, Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan SIK MH, Unsur Forkompimda Kab Demak, Sekda Kab Demak dr Singgih S. MMR M.Kes, Para Ka OPD dan UPTD Sekab Demak, Para Direktur BUMN dan BUMD se Kab Demak, Ka Kemenag RI Kab Demak, Para tamu undangan/penerima lomba dan para penyandang Disabilitas (yang di berikan kursi roda pada saat upacara berakhir).

Sebelum upacara berlangsung di mulai dengan Pagelaran Drama kolosal dengan judul Pati Unus Pangeran Sabrang lor yang dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Kab.Demak. Kodim 0716 pun tak ketinggalan dengan menunjukan atraksi Yong Modo.

Dalam sambutanya Bupati Demak menyampaikan di usia ke-514 ini Kabupaten Demak ingin lebih maju dan lebih bisa dipandang di mata Nasional seperti contoh lomba-lomba yang bisa menyabet juara di setiap event serta terbentuknya Team SABER PUNGLI di Kab.Demak yang dapat mencegah terjadinya ketidak profesionalan aparatur dalam bekerja.

Polsek Demak Kota yang dipimpin oleh Kapolsek Demak Kota Iptu Sugeng Riyadi Bps, SH melaksanakan giat pengamanan baik jalur maupun lokasi parkir dalam rangka partisipasi Polri di hari jadi Kabupaten Demak ke-514 tersebut. ( Sumber :Humas)

Peringati hari Jadi Ke 514, Pemkab Demak Gelar Wayangan Dalangnya "Entus" Tegal

Entus dan Bupati Demak

DEMAK -- Puncak peringatan Hari Jadi ke 514 Kabupaten Demak berlangsung meriah di Depan Pintu Pendopo Agung Kabupaten Demak, Senin (28/03) malam.

Acara tersebut ditandai dengan malam resepsi dan pagelaran kesenian wayang kulit oleh Ki Dalang Entus Susmono asal Tegal. Pagelaran tersebut mengambil lakon Pendowo Gubah. Sejumlah undangan meliputi pejabat yang tergabung Forkopinda Demak pun hadir memeriahkan acara termasuk Dandim 0716/Demak Letkol Inf Agung Udayana beserta keluarganya.

Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, Bupati Demak, H.M Natsir melakukan prosesi penyerahan  tokoh wayang Gunungan kepada Ki Dalang Entus Susmono yang sekaligus Bupati aktif Tegal.

Natsir menyampaikan, Hari Jadi ke-514 Kabupaten Demak disambut dengan penuh suka cita dan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Resepsi yang diselenggarakan malam ini telah menjadi tradisi dalam rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak.

"514 tahun perjalanan membangun Kabupaten Demak, tentunya telah melalui berbagai rintangan, tantangan maupun tuntutan yang senantiasa menyertai proses pembangunan untuk mewujudkan cita-cita luhur, yaitu mensejahterakan kehidupan masyarakat," tutur Natsir.

Muara kesejahteraan yang menjadi tujuan akhir tersebut, kata Natsir, membawa konsekuensi kerja keras dan kekompakan semua elemen masyarakat. Dengan demikian, tidak ada pilihan lain bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat Kabupaten Demak untuk terus berupaya meningkatkan pengabdian, dedikasi dan loyalitas dalam membangun Kabupaten Demak.

"Jika ada keberhasilan yang diraih Kabupaten Demak, itu bukan karena bupatinya, melainkan berkat kerja dan upaya kita semua, sudah bersama-sama membangun dan membawa Kabupaten Demak yang lebih baik lagi," lanjutnya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak tahun ini telah dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dari mulai bulan Februari 2017 lalu, maupun kegiatan yang masih dilaksanakan sampai menjelang Upacara Hari Jadi, 28 Maret 2017. Rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga April 2017 mendatang, baik kegiatan sendiri maupun giat sinergi dengan berbagai kegiatan yang bersifat regional maupun nasional.


"Harapannya, agar dapat membawa kesan indah dan mendalam bagi seluruh komponen masyarakat. Semoga seluruh rangkaian acara yang telah dilaksanakan dalam suasana kebersamaan dan kemeriahan ini akan menambah semangat kita untuk berbenah dan bekerja lebih giat lagi, guna meraih masa depan yang lebih baik dan cerah," pungkas Natsir. (Pendim 0716/Demak)

Kamis, 15 Oktober 2015

kabarseputarmuria, Tradisi Sedekah Bumi dan laut 2015 Desa Kedungmutih




Demak - Desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak Rabu sore (14/10) menggelar acara sedekah bumi sebagai bentuk rasa syukur seluruh warga desa atas rezeki yang berlimpah seraya berdo’a agar desa pesisir ini aman dari berbagai gangguan atau bencana.
Acara sedekah bumi dipusatkan di Balai  desa Kedungmutih yang merupakan kantor desa dan juga pusat pemerintahan desa pesisir dengan menggelar kesenian kethoprak siang sampai malam harinya. Ritual sedekah bumi bagi desa Kedungmutih merupakan acara rutin setiap setahun sekali yang melibatkan seluruh warga desa kedungmutih dengan membuat nasi selamatan yang diwujudkan dalam ambengan dalam berbagai bentuk.