Rabu, 30 Desember 2020
Minggu, 27 Desember 2020
Minggu, 29 November 2020
Selasa, 17 November 2020
Sukses Bersama Program Belajar Kejar Paket A ,B, C PKBM " Krida Wiyata " Bendan Pete Jepara
![]() |
Peserta didik kejar paket yang banyak hanya punya 2 lokal ruang belajar ( foto : Oedy Melankolis )
Jepara - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
keberadaannya mungkin jarang terlintas di benak kita yang berada dikawasan kota
dengan segenap gemerlap dan komplitnya
fasilitas di dalamnya.lebih-lebih di dunia pendidikan sekarang banyak bercokol
di hampir tiap kecamatan ada sekolah negeri mulai dari SD sampai SMTA/Kejuruan.
Bagi kalangan mampu takkan ada
masalah di beaya,bagi yang ekonomi lemah banyak terkendala biaya biasanya yang
mengakibatkan atau menjadi faktor putus sekolah.Tentunya itu bukan faktor utama
, juga faktor faktor lain juga ada yang menjadi kendala untuk bersekolah hingga
lulus dan mengantongi ijazah.
PKBM " Krida Wiyata "
yang berada di Desa Bendan Pete RT 07/ RW 02 kecamatan Nalumsari Jepara ini telah berdiri sejak tahun 2007 hingga sekarang telah meluluskan ribuan
program kejar paket A.B.C. Siswa yang
berdomisili di kecamatan Nalumsari dan sekitarnya banyak yang belajar di
sini.rata rata dari mereka putus sekolah di karenakan biaya sekolah yang kala
itu sangat tinggi dan mereka banyak dari keluarga kurang mampu kala itu.
Siswi belajar kejar paket ( f
Adalah bpk.Margoyoso yang juga warga Bendan Pete pendiri PKBM " Krida Wiyata " yang
keberadaannya telah terdaftar di Kemenkum HAM sejak tanggal 24 Agustus
2015 No : 5015082433101303.Yang tergerak mula sekali di benak Margoyoso melihat banyaknya anak usia sekolah
yang kala itu tidak bersekolah ataupun
sekolahnya terputus di tengah jalan tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan
pertama maupun pendidikan menengah atas/ SMA.
Peserta didik kejar paket yang banyak hanya punya 2 lokal ruang
belajar ( foto : Oedy Melankolis )
Agar mau kembali mau belajar melalui kejar
paket A.B.C.dan mendapatkan ijazah barangkali bisa untuk melamar pekerjaan
ataupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Adapun Visi dan Misi dari Yayasan Krida Wiyata ini adalah : Mencerdaskan warga
masyarakat sedangkan Misinya : Memotivasi banyak membaca,Mengajak untuk ikut
Belajar, Mengajak warga yang belum sekolah ataupun yang droup out sekolah agar
mau kembali sekolah di kejar paket Krida Wiyata.
Di PKBM ini juga menyelenggarakan Pendidikan
Anak Usia Dini / PAUD. Yang di tangani oleh 5 orang pengajar.Di tingkat PAUD
ada 2 ruang belajar sedangkan untuk siswa siswi kejar paket A.B.C juga ada 2
ruang kelas di mana ruang kelas tersebut memanfaatkan ruangan rumah Margoyoso
untuk di gunakan proses belajar mengajar .
Untuk tahun ajaran baru 2020-2021 PKBM Krida
Wiyata menampung siswa kejar paket A sebanyak 15 siswa.Paket B ada 73 siswa dan
kejar paket C ada 200 siswa.jumlah keseluruhan saat ini ada sekitar 288 siswa
dengan tenaga tutor 13 orang.
" Kami kekurangan ruangan untuk belajar
para siswa hingga terpaksa kami bagi ada yang masuk pagi dan sebagian masuk
kelas sore " kata Margoyoso saat di wawancarai wartawan seputar yayasan
yang di pimpinnya."
“ Barangkali ada bantuan dari
Pemerintah kabupaten Jepara ataupun Pemerintah provinsi Jawa Tengah juga Pemerintah Pusat berkenan membantu kami
mengupayakan pembangunan penambahan lokal baru untuk menampung para siswa kejar
paket A.B.C Demi keberlangaungan proses belajar di Krida Wiyata..."ujarnya
setengah berharap.
Melihat animo masyarakat
Nalumsari dan sekitarnya yang cukup besar kian memicu semangat Margoyoso ,pengajar,para tutor belajar kejar
paket untuk lebih giat meningkatkan kwalitas dan kwantitas lulusan agar
ijazahnya dapat di pergunakan para siswa usai merampungkan pendidikannya di
Krida Wiyata.
Belajar memang tidak mengenal
batas usia mulai bangkit dan ayunan seorang ibu hingga tuapun kita wajib
belajar...bahkan ada pepatah lama tuntutlah ilmu sekalipun ke negeri China tak
salah lagi kerna belajar adalah kebutuhan yang paling dasar agar manusia bisa
cerdas dan pintar.Bagi peminat yang ingin masuk menjadi siswa siswi belajar di
kejar paket silahkan datang langsung ke bpk. MARGOYOSO D/A : RT 07/RW 02 Desa
Bendan Pete Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara.(Oedy Melankolis ka.biro Jepara -Kudus.)
Minggu, 15 November 2020
Jumat, 13 November 2020
Program KB Terus Digalakkan Babins Aktif Dampingi Warga
Demak- Laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang cenderung meningkat setiap Tahunnya yang disebabkan oleh tingkat kelahiran pada ibu hamil dimana hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman akan program KB pada masyarakat baik jika ditinjau dari segi keuntungan dan manfaatnya.
Demikian disampaikan Babinsa dari Koramil 05/Mijen Kodim 0716/Demak Serda Rosadi saat menghadiri kegiatan KB Kes dalam rangka memperingati hari Kesehatan dan Hari Juang Kartika yang dilaksanakan di Puskesmas Mijen 2 Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Kamis 13/11/2020.
Babinsa Serda Rosadi menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mensukseskan program Keluarga Berencana (KB). Yang merujuk dari kerjasama antara TNI AD dan BKKBN, bahwa TNI memiliki kewajiban turut membantu dalam hal membatasi laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi.
Dari data yang di dapat sebanyak 17 orang mengikuti prpgram KB, 12 orang diantaranya KM Implan sedangkan yang 5 orang KB IUD. Dalam kegiatan tersebut Danramil 05/Mijen Kapten Arh Jalalul Hadi juga menyampaikan, dengan kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya untuk melaksanakan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana guna mencapai keluarga sejahtera dan pengendalian penduduk.
“Kami para Babinsa yang berada di wilayah siap untuk membantu, mendukung dan mendampingi masyarakat demi kelancaran kegiatan tersebut,” ujar Serda Rosadi.
Disamping itu beliau juga menegaskan, bahwa “saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19, maka dari itu kegiatan ini kita laksanakan dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan sesuai peraturan dari pemerintah pusat untuk pencegahan penyebaran Covid19,” pungkas Babinsa.
Serda Rosadi selaku Babinsa pendamping menyampaikan “bahwa TNI juga punya kewajiban untuk ikut membantu dalam hal membatasi laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi, selaku aparat kewilayahan babinsa di pandang telah mengenal kultur dan kondisi wilayah binaannya dan selalu memiliki kedekatan dengan warga setempat sehingga informasi apapun program dari pemerintah akan lebih cepat sampai ke masarakat salah satunya adalah program KB ini” Terang Rosadi. Pendim 0716/Demak.