Selasa, 28 Maret 2017

Peringati hari Jadi Ke 514, Pemkab Demak Gelar Wayangan Dalangnya "Entus" Tegal

Entus dan Bupati Demak

DEMAK -- Puncak peringatan Hari Jadi ke 514 Kabupaten Demak berlangsung meriah di Depan Pintu Pendopo Agung Kabupaten Demak, Senin (28/03) malam.

Acara tersebut ditandai dengan malam resepsi dan pagelaran kesenian wayang kulit oleh Ki Dalang Entus Susmono asal Tegal. Pagelaran tersebut mengambil lakon Pendowo Gubah. Sejumlah undangan meliputi pejabat yang tergabung Forkopinda Demak pun hadir memeriahkan acara termasuk Dandim 0716/Demak Letkol Inf Agung Udayana beserta keluarganya.

Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, Bupati Demak, H.M Natsir melakukan prosesi penyerahan  tokoh wayang Gunungan kepada Ki Dalang Entus Susmono yang sekaligus Bupati aktif Tegal.

Natsir menyampaikan, Hari Jadi ke-514 Kabupaten Demak disambut dengan penuh suka cita dan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Resepsi yang diselenggarakan malam ini telah menjadi tradisi dalam rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak.

"514 tahun perjalanan membangun Kabupaten Demak, tentunya telah melalui berbagai rintangan, tantangan maupun tuntutan yang senantiasa menyertai proses pembangunan untuk mewujudkan cita-cita luhur, yaitu mensejahterakan kehidupan masyarakat," tutur Natsir.

Muara kesejahteraan yang menjadi tujuan akhir tersebut, kata Natsir, membawa konsekuensi kerja keras dan kekompakan semua elemen masyarakat. Dengan demikian, tidak ada pilihan lain bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat Kabupaten Demak untuk terus berupaya meningkatkan pengabdian, dedikasi dan loyalitas dalam membangun Kabupaten Demak.

"Jika ada keberhasilan yang diraih Kabupaten Demak, itu bukan karena bupatinya, melainkan berkat kerja dan upaya kita semua, sudah bersama-sama membangun dan membawa Kabupaten Demak yang lebih baik lagi," lanjutnya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak tahun ini telah dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dari mulai bulan Februari 2017 lalu, maupun kegiatan yang masih dilaksanakan sampai menjelang Upacara Hari Jadi, 28 Maret 2017. Rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga April 2017 mendatang, baik kegiatan sendiri maupun giat sinergi dengan berbagai kegiatan yang bersifat regional maupun nasional.


"Harapannya, agar dapat membawa kesan indah dan mendalam bagi seluruh komponen masyarakat. Semoga seluruh rangkaian acara yang telah dilaksanakan dalam suasana kebersamaan dan kemeriahan ini akan menambah semangat kita untuk berbenah dan bekerja lebih giat lagi, guna meraih masa depan yang lebih baik dan cerah," pungkas Natsir. (Pendim 0716/Demak)

Kamis, 15 Oktober 2015

kabarseputarmuria, Tradisi Sedekah Bumi dan laut 2015 Desa Kedungmutih




Demak - Desa Kedungmutih kecamatan Wedung kabupaten Demak Rabu sore (14/10) menggelar acara sedekah bumi sebagai bentuk rasa syukur seluruh warga desa atas rezeki yang berlimpah seraya berdo’a agar desa pesisir ini aman dari berbagai gangguan atau bencana.
Acara sedekah bumi dipusatkan di Balai  desa Kedungmutih yang merupakan kantor desa dan juga pusat pemerintahan desa pesisir dengan menggelar kesenian kethoprak siang sampai malam harinya. Ritual sedekah bumi bagi desa Kedungmutih merupakan acara rutin setiap setahun sekali yang melibatkan seluruh warga desa kedungmutih dengan membuat nasi selamatan yang diwujudkan dalam ambengan dalam berbagai bentuk.

Jumat, 03 Juli 2015

kabarseputarmuria, Ramadhan Buka Bersama Usai Pengajian di Masjid Kedung...


Demak - Masjid dan Musholla di desa pesisir kecamatan Wedung kabupaten Demak jika bulan Ramadhan tiba mempunyai kesibukan tersendiri dibandingkan bulan yang lain, selain digunakan untuk sholah berjamaah seperti biasanya juga digunakan meramaikan bulan Ramadhan.

Selain untuk shalat tarawih , kegiatan tadarus alqur’an, pengajian dan juga buka bersama . Oleh karena itu menjelang bulan Ramadhan tiba pengurus Masjid dan Musholla telah mempersiapkan jadwal kegiatan untuk mengisi bulan Ramadhan bagi seluruh jamaahnya

Seperti kegiatan buka bersama panitia telah mengedarkan jadwal pemberi buka bersama yang terdiri dari nasi , makanan pelengkap dan minuman bagi seluruh jamaahnya. Setiap harinya yang mendapatkan tugas memberikan perlengkapan buka bersama terdiri 6 -8 orang yang terus digilir sebulan menurut harinya masing-masing.

“ Kegiatan rutin buka bersama kami lakukan setiap Ramadhan tiba , sehingga semua jamaah sudah terbiasa dengan tugas memberikan sajian untuk buka . Sebelum buka bersama satu jam sebelumnya diisi pengajian atau ceramah agama yang berkaitan dengan puasa dan ibadah lainnya . Ketika bedug Maghrib tiba semua jamaah melaksanakan buka bersama yang dilanjutkan shalat maghrib berjamaah “, ujar Nur Amin  Sekretaris Pengurus Masjid Jami’ Baitul makmur dalam acara buka bersama belum lama ini.

Dikatakan, kegiatan buka bersama ini merupakan kelaziman yang setiap tahun ada sehingga jika jam 5 sore tiba anggota jamaah yang mendapatkan tugas memberikan sajian telah mempersiapkan segala sesuatunya . Yang kebagian tugas memberikan nasipun telah siap dengan nasi bungkus ataupun ditaruh dalam nampan-nampan lengkap dengan lauk pauknya
Begitu juga yang mendapatkan tugas menyediakan makanan pelengkap juga diantar ke masjid ada bakwan, pisang goreng, roti , dan masih banyak yang lainnya. Minuman untuk bukapun komplit ada kolak pisang, es sirup ,es teh, Wedang jahe dan juga es kelapa muda
Sehingga jika menjelang bedug maghrib tiba jamaah yang ingin ikut buka bersama di Masjid atau musholla berjajar melingkar di pendopo masjid dengan mendengarkan pengajian yang dipimpin oleh salah seorang kyai atau usatad . Jika bedug maghrib terdengar maka para jamaah berdo’a bersama selanjutnya menikmati hidangan buka puasa yang telah dipersiapkan.
“ Ya selain mendengarkan pengajian dan dapat ilmu , juga merasakan nikmatnya buka bersama dengan yang lainnya , mudah-mudahan apa yang kami lakukan mendapatkan keberkahan dari Allah di bulan Ramadhan tahun ini. Selain itu juga menunnjukkan kerukunan antar jamaah disini sehigga setiap ramadhan acara buka bersama ini selalu digelar “ , ujar Mashuri  warga desa Kedungmutih yang mengaku terbiasa mengikuti buka bersama.(Muin)